SUARA TASIKMALAYA - Pelatih kiper Persib Bandung, Luizinho Passos, mengadakan coaching clinic di Lapangan Pusdikpom, Kota Cimahi.
Acara tersebut dihadiri oleh sembilan kiper Akademi Persib Bandung yang berbakat, yaitu Tubagus Hussein Ali, Fadri Sidik, Putra Sheva, Vian Kurnia, Fitrah Maulana, Zavier Zakarya, Mochammad Rafif, Muhamad Rafly, serta penjaga gawang wanita, Resti Rosalina.
Melansir dari laman Instagram @persib, coaching clinic yang diadakan oleh Passos ini tidak sekadar latihan dasar biasa. Program ini juga dijadikan sebagai ajang pemantauan oleh Passos untuk memilih kiper-kiper yang akan diikutsertakan dalam latihan bersama tim utama Persib Bandung musim depan.
Passos, yang merupakan pelatih kiper berpengalaman asal Brasil, telah memiliki reputasi yang baik dalam mengembangkan potensi kiper-kiper muda.
Dalam coaching clinic tersebut, Passos memberikan instruksi dan bimbingan kepada para kiper Akademi Persib Bandung dalam berbagai aspek teknis maupun taktis dalam posisi penjaga gawang.
Latihan-latihan yang diberikan oleh Passos melibatkan simulasi situasi permainan yang realistis, serta latihan khusus untuk meningkatkan kelincahan, refleks, posisi tubuh, dan teknik penyelamatan kiper.
Para kiper Akademi pun sangat antusias mengikuti coaching clinic ini dan berusaha memberikan yang terbaik dalam setiap latihan. Mereka berharap dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka kepada Passos dan memiliki kesempatan untuk bergabung dengan tim utama.
Selain itu, Passos juga memberikan motivasi dan inspirasi kepada para kiper Akademi untuk terus bekerja keras, berlatih dengan disiplin, dan menjaga semangat juang dalam mengembangkan karier mereka sebagai seorang kiper. Dia menekankan pentingnya mental dan psikologi dalam menjadi seorang kiper yang sukses. (*)
Baca Juga: Deretan 3 Aktor Korea yang Berulang Tahun Hari Ini, Ada Favoritmu?
Berita Terkait
-
Tak Ada Play Off Runner Up Musim Lalu vs Musim Ini! Peringkat Dua BRI Liga 1 2022/2023 Otomatis Play Off AFC Cup
-
Pelatih Persib Luis Milla Murka, Merasa Tidak Dipercaya Anak Asuhnya, Ada Apa ?
-
Sudah Ada Zalnando dan Rezaldi Hehanussa, Persib Bandung Berniat Datangkan Edo Febriansyah untuk BRI Liga 1 Musim Depan
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba