SUARA TASIKMALAYA - TikTok baru-baru ini telah menambahkan feed baru yang dinamai STEM (Science, Techno, Engineer, and Math).
Aplikasi yang telah diunduh oleh lebih dari 500 juta pengguna ini umumnya dijadikan sebagai media hiburan. Namun, sekarang TikTok dapat dimanfaatkan untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah lewat bisnis jual beli.
Lebih dari itu, Tiktok juga menjadi sarana menambah wawasan dan pengetahuan karena telah menghadirkan fitur STEM yang berisi konten edukasi pilihan berbasis sains dan teknologi. TikTok mengumumkan fitur barunya itu melalui situs resmi mereka pada 14 Maret 2023.
"Untuk memberdayakan penemuan berkelanjutan di TikTok, Umpan STEM ini akan memberikan ruang khusus bagi komunitas kami untuk mengeksplorasi berbagai video yang inspiratif, menghibur, dan memberikan pengetahuan dalam bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika". bunyi pernyataan TikTok.
TikTok meluncurkan STEM untuk memperluas komunitas pendidikan di platform mereka. Sejak dirilis pada September 2016, TikTok telah mengakui pertumbuhan yang signifikan dalam konten pendidikan terkait STEM.
Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa tagar terkait STEM telah dilihat lebih dari 110 miliar kali, menghubungkan orang-orang dengan minat yang sama dalam sebuah komunitas yang dinamis.
STEM dirancang khusus untuk pengguna TikTok yang ingin mendalami topik sains, teknologi, teknik, matematika dan memperluas pengetahuan mereka.
KOLABORASI TIKTOK
Dalam fitur terbarunya, TikTok bekerja sama dengan dua mitra, yaitu Common Sense Networks dan Poynter Common Sense Networks.
Kedua mitra ini bertugas memastikan bahwa konten yang muncul sesuai dengan prinsip STEM.
Poynter bertanggung jawab untuk menilai keandalan informasi yang disajikan dalam konten TikTok. Jika konten tersebut tidak lulus dalam penilaian kedua mitra tersebut, maka konten tersebut tidak akan memenuhi syarat untuk ditampilkan dalam feed STEM.
CEO Common Sense Networks, Eric Berger, menyambut baik fitur STEM ini dan menganggapnya sebagai alat yang lengkap untuk mengedukasi dan menghibur.
Dia berharap melalui kemitraan ini, mereka dapat mendukung inisiatif STEM di TikTok. Dengan memanfaatkan keahlian Common Sense Networks dalam mengevaluasi konten, mereka dapat memastikan bahwa pengalaman digital remaja di platform ini bermanfaat, edukatif, dan menghibur." tambahnya.
Baca Juga: Sederet Artis Menonton Pertandingan Indonesia vs Argentina
Sebelum hadirnya fitur STEM, TikTok telah menguji fitur Topik di feed-nya. Fitur Topik memungkinkan penggunanya untuk mengeksplorasi video dalam berbagai kategori seperti Game, Makanan, Fashion, dan Olahraga. (*)
Sumber: news.tiktok.com
Berita Terkait
-
Tinggalkan Karier DJ, Cindy Putri Wardhani Mantap Jadi Seleb TikTok
-
Bahaya Game Roleplay di TikTok yang Viral Bagi Anak, Ketagihan hingga KBGO
-
Apa itu permainan Roleplay yang Viral di Tiktok? Awas Bawa Dampak Buruk
-
Sering Disebut Berbahaya, Benarkah Roleplay Berdampak Buruk Pada Anak?
-
Mengenal Indyrach, YouTuber yang Kerap Membuat Konten Dunia Barbie
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Masuk Kerja Lagi Setelah Lebaran? Ini 7 Cara Melawan 'Magical' Biar Nggak Malas Gerak
-
Bank Sumsel Babel Ingatkan Bahaya Modus Penipuan Pasca Lebaran, Ini yang Harus Diwaspadai
-
Prancis vs Brasil: Panggung Pembuktian Kylian Mbappe Sebelum Piala Dunia 2026
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Hindari Macet Tol Cipali Malam Ini, Pemudik Disarankan Keluar di Cirebon dan Lewat Pantura
-
Keluhan Pemudik Asal Bogor, Terjebak Macet Horor di Tol Cipali Malam Ini
-
'Mau Abang Culik?', Bocoran Chat Oknum Kader HMI yang Dikaitkan dengan Dugaan Pelecehan
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Abdul Wahid Disidang, Publik Singgung Dinamika Politik Senggol SF Hariyanto
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak