/
Rabu, 05 Juli 2023 | 11:00 WIB
Pertengkaran ibu dan anak, membuat Nikita Mirzani mengurangi air mata (Instagram/ Nikita Mirzani)

SUARA TASIKMALAYA - Nikita Mirzani seolah sudah biasa menghadapi pertengkaran dan prahara sejak awal mula kemunculannya di dunia hiburan tanah air.

Nikita Mirzani seolah tidak mempunyai rasa takut akan kasus yang menimpanya Namun beda halnya pada pertengkaran kali ini karena melibatkan Putri semata wayangnya Lolly.

Tangis air mata terurai dari mata Nikita Mirzani, karena sebulan ke belakang Nikita dan Putra pertamanya Lolly bertengkar hebat di media sosial.

Lolly menangis parah lantaran sang ibunda telah memblokir rekeningnya, seolah memaksanya hendak pulang ke Indonesia.

Untuk bertahan hidup loli nekat untuk bekerja dan menerima endorse di akun media sosialnya namun Nikita Mirzani melarang keras dan mengancam siapapun yang memberi endorse kepada putrinya.

Nikita yang banting tulang membesarkan putrinya mendapat hujatan keras daripada netizen, seolah ia ibu yang kejam.

Namun fakta membuktikan bahwa Nikita sesungguhnya telah memberikan uang dan membayar biaya untuk Lolly bersekolah selama 3 bulan kedepan.

Dilansir dari bisik, tempat sekolah Lolly mempunyai bersistem boarding school atau serupa dengan pesantren yang telah menyediakan segala rupa kebutuhan dari siswanya, sehingga kebutuhan makan minum dan juga kebutuhan sekolah sudah difasilitasi.

Namun mengejutkan loli menghabiskan uang yang ditransfer Nikita Mirzani sejumlah lebih dari 50 juta dihabiskan dalam waktu sebulan dan hanya menyisakan Rp. 100.000 di rekeningnya.

Baca Juga: Treasure Umumkan Come Back Album Kedua Berjudul "Reboot"

Itulah hal yang membuat Nikita naik darah dan memblokir rekening putrinya agar hanya mendapatkan fasilitas dari sekolah saja.

"Lolly itu bersekolah yang sistem nya boarding school, jadi makan minum semuanya sudah di fasilitasi, uang Jajang sudah di transfer untuk 3 bulan kedepan," ungkap Nikita.

Alasan Nikita berbuat seperti karna ingin menjaga putrinya, karna tidak ingin anaknya merasakan penderitaan seperti ibunya. (*)

Load More