/
Selasa, 05 September 2023 | 16:49 WIB
Situasi bentrokan tawuran 2 perguruan silat yang menyebabkan TKI asal Trenggalek tewas di tempat, di Stasiun Kereta Api Changhua, Taiwan, Sabtu (2/9/2023). (Instagram)

SUARA TASIKMALAYA - Tawuran antar perguruan silat di Taiwan. Menyebabkan satu orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Trenggalek, Jawa Timur tewas.

Pasalnya, tawuran yang terdiri dari dua kelompok perguruan silat dilakukan di Stasiun Kereta Api Changhua, Kota Changhua, Taiwan, Sabtu (2/9/2023).

Salah satu perguruan silat tersebut hanya beranggota enam orang saja. Sedangkan kelompok yang lain ada sekitar 23 orang.

Diketahui, ada juga korban yang mengalami kritis yang ternyata adalah saudara kembar dari korban yang tewas.

TKI yang meninggal dunia berusia 32 tahun disebabkan karena mengalami luka tusuk di area bagian punggungnya.

Korban ternyata berasal dari Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Desa Karanggandu, Umtingah dan Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Trenggalek, Heri Yulianto masih menduga korban berasal dari Trenggalek.

"Diduga masih orang Trenggalek, karena KDEI belum memberikan informasi resminya kalau korban yang meninggal orang Trenggalek," ujar Heri Yulianto lewat pesan tertulis, Selasa (5/9/2023).

Peristiwa tersebut yang memicu beberapa korban luka-luka dan seorang meninggal dunia, karena ada yang sampai membawa senjata tajam.

Baca Juga: 7 Artis Dituntut Jalani Tes DNA untuk Buktikan Anak Kandung: Denny Sumargo hingga Rezky Aditya

Karena mendengar kabar adanya tawuran di sana, akhirnya kepolisian di Kota Changcua membutuhkan waktu 16 jam untuk mengamankan 29 orang sebagai pelaku aksi bentrokan tersebut.

Kemudian, polisi dari Kota Taichung berhasil meringkus tersangka utama yang berusia 24 tahun sebagai pelaku pembunuhan.(*)

Load More