Setelah bungkam sekian lama, Dong Nguyen, si pembuat Flappy Bird, akhirnya buka - bukaan soal alasannya menarik game tersebut dari iOS dan Android. Menurutnya, Flappy Bird membuat orang ketagihan hingga perlu ditarik dari peredaran. Dilaporkan The Verge, mengutip wawancara Dong Nguyen dengan Forbes, Flappy Bird sebenarnya dirancang untuk dimainkan "saat orang santai". Namun, game fenomenal yang sulit dimainkan itu justru membuat orang ketagihan dan penasaran. "Tapi (Flappy Bird) malah jadi produk yang adiktif. Saya pikir itu merupakan suatu masalah," terang Nguyen.
Atas alasan itulah, Nguyen menarik Flappy Bird dari etalase Apple App Store dan Google Play store. Game yang memberikan pemasukan 600 juta Rupiah per hari bagi Nguyen itu memberikan pengaruh negatif baginya. "Hidup saya tidak senyaman sebelumnya. Saya tidak bisa tidur," ujar Nguyen. Menurut pengakuannya kepada orbes, lelaki Vietnam tersebut sengaja tidak menggunakan internet selama beberapa hari, untuk menghilangkan stresnya.
Nguyen juga mengaku tidak menyesal telah menghentikan peredaran Flappy Bird. "Saya sudah berpikir masak-masak," pungkasnya.
"Kematian" Flappy Bird bukan akhir dari karir Nguyen sebagai developer game. Ia akan terus membuat game. Duagamenya yang lain, Super Ball Juggling dan Shuriken Block juga masih masuk 20 besar aplikasi teratas di App Store. (The Verge)
Tag
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Tabrakan Beruntun Elf Dihantam Truk 9 Ton, Evakuasi Sopir Terjepit Berlangsung Dramatis
-
Makin Panas! Satu Per Satu Pemain Timnas Vietnam Tantang Justin Hubner
-
The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin
-
Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Ternyata Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing
-
Lalat di Balik Pintu: Akhir Pilu Kakek J dalam Kesunyian Gang Mawar
-
Gempa M 5,2 di Laut Pangandaran Dipicu Sesar Aktif, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
-
Gugatan Banjir Sumatera terhadap Empat Presiden Ditolak, Demokrat Sebut Salah Alamat Pengadilan
-
4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
-
Maut di Jalur Punggung Naga: Perjuangan Dramatis Evakuasi Jenazah dari Tebing Gunung Piramid
-
Review Lucky: Bertabur Bintang, Sayangnya Naskah Terlalu Dangkal Dinikmati