Suara.com - Presiden Iran, Hassan Rouhani, membatalkan rencana dari komite pengawas kejahatan siber di negaranya untuk melarang masyarakat menggunakan aplikasi pesang singkat berbasis internet, WhatsApp.
Sebelumnya dilaporkan bahwa komite pengawas kejahatan siber Iran berencana melarang penggunaan WhatsApp karena aplikasi itu dibeli oleh Mark Zuckerberg, yang mereka tuding sebagai "zionis Amerika".
Surat kabar Iran, Sharq, melaporkan bahwa Rouhani menghentikan rencana komite itu melarang penggunaan WhatsApp.
"Isu pelarangan WhatsApp meningkat. Presiden telah memerintahkan untuk menghentikan pelarangan terhadap layanan itu," kata Menteri Telekomunikasi Iran, Mahmoud Vaezi, seperti dikutip Sharq.
"Sampai kita memiliki pengganti bagi layanan itu, pemerintah menentang penyaringan aplikasi-aplikasi ini," imbuh dia.
Di Iran sendiri media sosial seperti Facebook dan Twitter kerap disensor bahkan diblok oleh pemerintah, karena dinilai tidak Islami atau mengancam kelanggengan rezim yang berkuasa. Tahun lalu pemerintah Iran memblok WeChat, aplikasi asal Cina. (BBC)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!