Suara.com - PT Indosat meningkatkan kapasitas data untuk mengantisipasi lalu lintas jaringan yang padat selama Lebaran.
Direktur Utama PT Indosat Alexander mengatakan pada tahun ini peningkatan kapasitas yang diutamakan adalah data, dibanding telepon (voice) dan SMS.
"Secara umum lebih ke data karena tahun lalu 'voice' sama SMS tidak terlalu 'grow' (tumbuh), tawaran tahun ini lebih ke arah data, tetapi tetap untuk 'voice' dilibatkan, tetapi tidak terlalu ekstensif," kata Alexander.
Dia menyebutkan kapasitas data yang disipakan untuk Ramadhan dan Lebaran 2014, yakni 335 terabyte per hari dari sebelumnya hanya 274,4 tera byte per hari pada Ramadhan dan Lebaran 2013.
Hasil penambahan tersebut, lanjut dia, berdasarkan perkiraan kenaikan lalu lintas (traffic) data awal Ramadhan 2014 menjadi 270 bite per hari dan perkiraan lalu lintas data Lebaran 2014 menjadi 300 byte per hari.
Meskipun voice tidak terlalu besar peningkatannya, pihaknya tetap akan menambah kapasitas dari 5,45 juta erlang per hari pada Ramadhan dan Lebaran 2013 menjadi 15,4 juta erlang per hari atau ekuivalen dengan 924 juta menit pembicaraan per hari pada Ramadhan dan Lebaran 2014.
Diperkirakan, ada kenaikan voice sebesar 7,6 persen pada awal Ramadhan 2014 dibandingkan dengan hari biasa, yakni menjadi 6,6 juta erlang per hari atau 396 juta menit pembicaraan per hari.
Alex menambahkan, menjelang Lebaran 2014 juga diperkirakan akan meningkat sebesar 11,6 persen dibandingkan dengan hari biasa, menjadi 6.8 juta erlang per hati atau 409 juta menit pembicaraan per hari.
"Pada saat Ramadhan orang menelepon lebih banyak, tetapi kita tidak lihat kalau pada saat Ramadhan akan jadi 'jammed' (macet jaringannya)," katanya.
Untuk SMS, Alex juga menambah kapasitas dari 711,6 juta SMS per hari pada Ramadhan dan Lebaran 2013 menjadi 1,45 miliar SMS per hari pada Ramadhan dan Lebaran 2014. (Antara)
Berita Terkait
-
Desain Tak Lagi Milik Profesional, IM3 Buka AI dan Adobe Express untuk 15 Ribu Kreator hingga UMKM
-
IM3 Tak Lagi Jual Koneksi Saja, Airena Kreatif Bawa AI dan Adobe ke Bisnis Kreator hingga UMKM
-
Talenta Digital Papua Didorong Naik Kelas, Indosat dan Komdigi Buka Innovation Hub di Jayapura
-
86.000 Km Fiber Jadi Fondasi Era AI Indonesia, RAIA Grid Resmi Diluncurkan
-
Gempa Flores Ganggu Layanan Indosat, IM3 dan Tri Masih Dalam Proses Pemulihan
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Pertamina Perluas Peluang Bisnis Rendah Karbon Lewat Pengembangan Ekosistem Baterai
-
Home Industry Ekstasi Terbongkar di Perumahan Natar
-
Arti Mimpi Bertemu Orang yang Sudah Meninggal, Pertanda Apa??
-
Bahlil Jamin Harga Pertalite Tak Naik hingga Akhir 2026 meski Konsumsi Berpotensi Over Kuota
-
15 Kode Redeem FF 1 September 2026: Kesempatan Klaim Skin Kuda Purnama dan Incubator
-
Banyak Misteri di A Bona Fide Killer, 3 Hal Ini Paling Bikin Saya Penasaran
-
Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari
-
Cak Imin Titip Pesan ke Gus Kikin: Belajar dari Dinamika PBNU Lima Tahun Terakhir
-
Ramalan Shio Hari Ini 1 September 2026 Lengkap, Siapa yang Beruntung Karier dan Keuangan?
-
Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari