Suara.com - Media sosial dianggap sebagai media hiburan bagi banyak orang. Namun, terlepas dari itu, sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa kepuasan pengguna terhadap media sosial ternyata cukup rendah. Yang mengejutkan, ternyata hal itu ditemukan pada salah satu pemain besar dalam industri media sosial, yakni Facebook.
Adalah American Customer Satisfaction Index (ACSI) yang bertugas untuk meneliti, situs media sosial manakah yang terbaik dalam industri itu. Berdasarkan penelitian ACSI, Facebook bukanlah yang terbaik. Hal ini seharusnya menjadi perhatian bagi Mark Zuckerberg dan kawan-kawan di Facebook. Pasalnya, pengguna yang tidak puas degan Facebook bisa dengan mudah berpindah ke jejaring sosial lainnya, meski hal itu juga tergantung pada seberapa banyak kawan di Facebook yang rela banting setir ke jejaring sosial lainnya.
Sementara itu, dari semua media sosial yang ada, Pinterest-lah yang paling disukai. Pada tahun 2014, tingkat kepuasan pengguna terhadap Pinterest mencapai 76. Tingkat kepuasan itu di atas Wikipedia yang hanya 74.
Lalu, belakangan ada kategori yang disebut "All Others", yang mencakup Instagram, Reddit, Tumblr, dan Youtube. Situs-situs ini menempati urutan ketiga dengan tingkat kepuasan pelanggan 73.
Setelah, itu, ada Google+ dengan tingkat kepuasan pelanggan 71. Hal itu cukup baik untuk sebuah media sosial yang terus mencoba untuk terus bertahan hidup di sengitnya persaingan. Setelah Googge+, ada Twitter dengan tingkat kepuasan pelanggan 69.
Facebook, si pemain besar dalam industri jejaring sosial jauh di bawah mereka semua. Situs buatan Mark Zuckerberg itu hanya memiliki tingkat kepuasan pelanggan 67, sama dengan yang didapat oleh LinkedIn, media sosial bagi kalangan profesional.
Penelitian tersebut dilakukan jauh sebelum Facebook ketahuan melakukan uji psikologi terhadap ratusan penggunannya. Jika penelitian ACSI ini dilakukan setelahnya, tentu tingkat kepuasan pelanggan terhadap media sosial dengan jumlah pengguna terbesar itu akan lebih rendah dari 67. (Techtimes).
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?