Suara.com - Bertepatan dengan musim liburan menjelang akhir tahun, Asus menghadirkan lini produk smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia, yakni Asus PadFone S.
Asus PadFone S memiliki segudang fitur dan fungsionalitas yang membuatnya layak disebut sebagai sebuah super phone dengan perangkat smartphone 2 in 1 yang inovatif.
"PadFone S merupakan smartphone quad core Android KitKat 5 inci, yang bisa bertransformasi menjadi tablet 8,9 inci," kata Melton Ciputra, Country Product Manager Asus Indonesia, dalam peluncuran produk Asus PadFone S di Jakarta, Selasa (16/12/2014).
Asus PadFone S memiliki fitur 4G LTE yang mendukung konektivitas data hingga kecepatan 150Mbps. Ia juga memiliki prosesor quad core berkecepatan tinggi yakni Qualcomm Snapdragon 801 2,3GHz dengan layar resolusi Full HD dengam fitur IPS untuk sudut pandang yang luas.
Sementara, jika pengguna membutuhkan perangkat multimedia, hanya dengan memasukkan smartphone Asus PadFone S ke station, ia akan menjadi seperangkat tablet 8,9 inci dengan resolusi yang lebih tinggi lagi, yakni 1920x1200.
Untuk mengganti tampilan dari tampilan smartphone ke tablet atau sebaliknya, secara instan, Asus PadFone S memiliki fitur yang disebut DynamicDisplay.
Fitur ini memungkinkan pengguna untuk berganti layar dengan seketika saat PadFone S dimasukkan ke dalam PadFone S Station.
Dengan begitu, pengguna dapat langsung melanjutkan hal yang sebelumnya dilakukan di smartphone ke tablet secara instan, seperti menonton film, bermain game, membaca atau menelepon.
"Teknologi ini tidak hanya sekadar memindahkan tampilan, tapi juga melayout ulang setiap tampilan use interface di smartphone agar sesuai dengan tablet," kata Melton.
Station ini, lanjut dia, dilengkapi dengan stereo dual front speakers with Asus SonicMaster Technology, serat baterai tambahan sebesar 4.999mAh yang dapat berfungsi untuk mengisi ulang baterai pada smartphone-nya.
Selain memiliki desain yang elegan dan indah dengan dua pilihan warna, yakni hitam dan putih, Asus PadFone S juga memiliki kemampuam splash-proof dengan kevel IPX2 menjadikannya tahan terhadap percikan air. Sehingga pengguna tidak perlu khawatir saat menggunakannya dalam kondisi di bawah hujan.
"Nilai jual Asus PadFone S ini terletak pada stationnya. Tanpa station dia hanyalah smartphone highend. Untuk itu, pengguna memiliki opsi mau beli yang mana, smartphone-nya saja atau smartphone dan stationnya yang berguna sebagai 2 in 1 device," kata dia.
Asus PadFone S dijual dengan harga Rp3,799 juta untuk smartphone-nya saja, atau Rp4,599 juta untuk smartphone dan stationnya dengan segala keunggulan fitur di dalamnya.
"Tapi untuk promosi hingga akhir tahun, akan ada potongan harga, yakni Rp2,999 juta untuk smartphone-nya saja dan Rp3,499 juta untuk smartphone dan stationnya," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan