Suara.com - Pepatah "sudah jatuh tertimpa tangga pula" tampaknya cocok untuk menggambarkan nasib Sony Pictures Entertainment. Setelah jaringan komputernya diretas pada November lalu, kini anak usaha Sony yang bergerak di bidang hiburan itu digugat oleh mantan pegawainya karena dinilai gagal melindungi data-data pekerja.
Gugatan atas Sony Pictures Entertainment diajukan pada Senin (15/12/2014) di pengadilan federal Los Angeles, Amerika Serikat. Sony diminta membayar ganti rugi bagi para karyawan dan bekas karyawan yang data-data pribadinya turut dicuri peretas pada 24 November lalu.
Sony belum mengeluarkan komentar resmi terkait gugatan tersebut.
Sebelumnya pada Senin, para bos Sony Pictures Entertainment mengumpulkan para karyawan di kantornya di Culver City, California. Dalam pertemuan itu disampaikan bahwa perusahaan itu akan pulih dari serangan tersebut dan agar para karyawan tidak cemas dengan masa depan perusahaan.
Jaringa komputer Sony Pictures Entertainment dibobol peretas pada 24 November. Para peretas berhasil mencuri sejumlah dokumen penting, termasuk data-data pribadi para karyawan dan bahkan beberapa film yang belum dirilis ke publik.
Korea Utara diduga berada di balik aksi itu, karena Sony dalam waktu dekat berencana meluncurkan film "The Interview" yang bercerita tentang upaya pembunuhan pemimpin Korut, Kim Jong un.
Korut selalu membantah tudingan itu, meski terus mendesak Sony agar membatalkan peluncuran film komedi tersebut. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan