Suara.com - Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil atau yang akrab disapa Emil, mengaku menangguk banyak manfaat era revolusi komunikasi melalui media sosial. Salah satunya adalah melalui Twitter.
Menurutnya, jejaring sosial itu tak hanya bisa digunakan untuk ranah personal namun juga nonpersonal.
"Melalui twitter saya menjalankan empat fungsi, sebagai sarana informasi, media untuk menjawab, mengonfirmasi dan mengedukasi warga," katanya, Senin (19/1/2015) sebagaimana dikutip kantor berita Antara.
Emil mengaku usahanya itu mampu menyelesaikan 88 persen masalah Kota Bandung.
"Itu angka yang riil, jadi ketika saya mengevaluasi dinas-dinas, saya punya fakta yang jelas," katanya.
Arsitek lulusan Institut Teknologi Bandung ini, juga mengajak warganya untuk bangga menjadi warga Bandung karena Bandung memiliki tingkat inovasi sosial yang tinggi.
"Kita maju bukan karena inovasi teknologi atau infrastruktur, tapi karena inovasi sosialnya dan itu diakui dunia saat saya dapat penghargaan di Singapura," imbuhnya.
Ia juga mengajak warga Kota Bandung untuk aktif menulis sebagai usaha mengubah dunia, khususnya Bandung, menjadi lebih baik.
"Budaya menulis itu penting karena dengan menulis bisa menunjukkan siapa kita dan apa pikiran kita," katanya.
Ia menyebutkan, gemar menulis harus dimulai sejak usia dini terutama sejak usia dibangku SD. Kebiasaan menulis memberikan pengalaman dan wawasan tersendiri karena menuntut penulis untuk terus berfikir secara dinamis dan maju.
Berita Terkait
-
Layanan Info Lalin Terganggu, Akun X TMC Polda Metro Jaya Diretas Pihak Tak Dikenal
-
Kasus Yurizal dan Pelajaran Besar tentang Empati Tenaga Kesehatan di Era Media Sosial
-
Life Update di Media Sosial: Cara Gen Z Saling Berkabar di Era Digital
-
Selamat Datang di Era Attention Economy: Ketika Kebenaran Kalah Penting dari Sensasi Viral
-
Di Balik Ilusi Media Sosial dan Ekspektasi: Belajar Hadir dan Menerima Jalur Hidup yang Tak Linear
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Wuling Aira ev Kantongi Ribuan Pemesanan Sepanjang Gelaran GIIAS 2026 Berlangsiung
-
Sidang dr Richard Lee Memanas, Kuasa Hukum Soroti Keterangan Doktif yang Tak Konsisten
-
BTN Gandeng Pemkot Padang, Perluas Layanan Dari KPR Hingga Digitalisasi Layanan Publik
-
Indonesia Berpeluang Garap Pasar Makanan Artisan Global
-
Gus Miftah Tegaskan Istana Tak Intervensi Muktamar NU ke-35
-
Ojol Jadi Pengusaha UMKM dan Bukan Pekerja, Perpres Bakal Atur THR hingga Bonus?
-
Sorotan Pohon Hilang di Gasibu, Dedi Mulyadi: 1 Pohon Ditebang Diganti 50 Asem Jawa
-
Paspampres Kerahkan Senjata Canggih hingga Anti-Drone untuk Amankan HUT ke-81 RI
-
Nasib THR Ojol Usai Jadi UMKM: Bukan Pekerja Formal, Ikut Perjanjian Kemitraan
-
Menembus Jantung Kampung Bojong Neros, Ketika Jalan Sempit Jadi Urat Nadi Kota Bogor