Suara.com - Samsung, pada Rabu (4/2/2015), mengumumkan telah mulai memproduksi memori ePoP untuk telepon seluler pintarnya. Memori itu diklaim bisa membuat ruang dalam mesin ponsel lebih luas, sehingga produsen bisa memasang baterai berukuran besar dengan daya tahan lebih lama.
Memori ePoP (embedded package on package) adalah sebuah chip memori tunggal yang menggabungkan memori RAM 3GB dengan memori penyimpanan internal berkapasitas 32 GB dalam satu paket. Di dalamnya digabungkan semua komponen memori utama sebuah ponsel pintar dan paket itu bisa langsung dipasang pada prosesor, tanpa perlu memakan tempat lebih banyak dalam struktur mesin ponsel.
Samsung sejak tahun lalu sudah mulai menggunakan memori ePoP pada beberapa perangkat wearable. Produsen produk komputasi asal Korea Selatan itu belum menggunakan ePoP pada ponsel karena chip memori sangat sensitif terhadap panas sementara prosesor adalah salah satu komponen ponsel yang mudah panas.
Tetapi Samsung mengatakan sudah mengatasi masalah itu dengan membuat memori ePoP dengan material khusus yang "tahan panas".
Biasanya chip memori dipasang di samping prosesor dalam sirkuit utama ponsel. Tetapi memori ePoP dipasang di atas prosesor, sehingga bisa memberikan ruang kosong pada konstruksi ponsel sebesar 40 persen.
Dengan demikian, Samsung bisa menggunakan ruang lebih luas untuk memasang baterai yang lebih besar. Tak hanya itu, memori ePoP juga membuat ponsel bekerja lebih cepat dan sangat irit energi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
-
Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?
-
Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%
-
Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
The Da Vinci Code: Misteri, Simbol, dan Sejarah yang Memancing Rasa Penasaran
-
Heboh Kasus Pencabulan Anak SD Yatim Piatu di Sumut, Guru ASN Wajib Disanksi Berat jika Terbukti
-
IOC Tolak Pengaduan FairSquare terhadap Gianni Infantino soal Dukungan ke Donald Trump
-
Yogyakarta Jadi Magnet Turis Asing, 126 Ribu WNA Gunakan Kereta Sepanjang Semester I 2026
-
Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan