Suara.com - Untuk kali pertama dalam tiga tahun, Samsung Electronics yang merupakan perusahaan pembuat smartphone terbesar di dunia harus mengalami penurunan laba.
Pada 2014, Samsung hanya meraih laba bersih 23,4 triliun won atau turun 23 persen dibandingkan tahun lalu. Ini merupakan penurunan laba pertama yang dialami Samsung sejak 2011.
Laba operasional juga turun 11,7 persen menjadi 25 triliun won dan penjualan anjlok 10 persen menjadi 206 triliun. Perusahaan asal Korea Selatan itu mulai kesulitan untuk bersaing dengan perusahaan smartphone asal Cina yang menjual produknya dengan harga murah.
Meski laba bersih dan penjualan turun, Samsung masih bisa menaikkan dividen bagi pemegang saham yaitu 19.500 won per saham naik dibandingkan tahun lalu yaitu 13.800 won per saham.
Saham Samsung jatuh 0,36 persen atau 5.000 won menjadi 1.374.000 won pada pembukaan perdagangan, Kamis (29/1/2015) pagi di bursa saham Seoul. (AsiaOne/AFP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Bedah Spesifikasi Vivo T5, HP Rp 3 Jutaan dengan Baterai Raksasa 7.200 mAh
-
Microsoft PHK 4.800 Karyawan, Xbox Paling Terdampak
-
4 HP Murah Terbaru Spek Oke Mulai Rp1 Jutaan, Ada yang Mirip iPhone 17 Pro
-
Transaksi Digital Makin Mudah, OVO Ingatkan Bahaya Pengeluaran Kecil yang Diam-Diam Menguras Gaji
-
Water Heater Listrik Low Watt Makin Diminati, Ini Teknologi Hemat Listrik dan Fitur Keamanan Penting
-
Indosat Tancap Gas Bangun AI Indonesia, Vikram Sinha Lanjut Pimpin Transformasi hingga 2031
-
Xiaomi Siapkan Kejutan di IFA 2026, Investasi AI Rp151 Triliun Perkuat Ekspansi ke Eropa
-
Tren Belanja Cepat Makin Mengubah Gaya Hidup Digital Masyarakat
-
Daftar HP OPPO Harga Rp1-2 Jutaan per Juli 2026, Ada yang Support NFC
-
Panduan Membersihkan Layar TV Led yang Benar, Jangan Pakai Sembarang Kain