Suara.com - Perusahaan Listrik Negara (PLN) mendorong masyarakat untuk mengembangkan energi surya secara mandiri, demi memenuhi kebutuhan tenaga listrik, dengan memanfaatkan panel surya.
"Masyarakat dapat menjadi produsen listrik. Cukup dengan memasang rooftop atau panel surya di atap rumahnya," kata Staf Divisi Energi Baru Terbarukan PT PLN, Heru Sri Widodo, dalam seminar nasional "Energi Indonesia 2015", di Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Selasa (26/5/2015).
Pemasangan panel surya, menurut Heru, akan dapat mengurangi ketergantungan suplai energi listrik terhadap jaringan listrik, sehingga tepat untuk digunakan di perkantoran dan perumahan. Selain itu menurutnya, pemanfaatan energi surya juga mampu menekan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dan mengurangi dampak emisi CO2.
Menurut Heru lagi, untuk memasang panel surya di atap rumah, dibutuhkan dana berkisar Rp1 juta sampai Rp3 juta untuk 1 kilowatt (KW). Masyarakat menurutnya dapat mengkonsultasikan langsung ke PLN, apabila ingin memasangnya.
"Memang mahal, tapi dapat digunakan jangka panjang, hingga 25 tahun," tuturnya.
Heru berharap, ke depan perkembangan penggunaan energi tenaga surya dapat mengurangi penggunaan energi fosil di kalangan masyarakat. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat
-
Kabut Asap Karhutla Ganggu Bandara SMB II Palembang, 6 Penerbangan Harus Tertunda
-
Hadapi El Nino, Meki Fritz Nawipa Siapkan Helikopter hingga Satgas Kampung
-
Viral 4 Kementerian Alokasikan Dana Rp4,1 Miliar untuk Pengadaan Mobil Golf
-
Beli Sepatu ANTA Dapat Diskon Ratusan Ribu dari BRI, Cek Caranya di Sini!
-
Indonesia Masuk 6 Negara dengan Obesitas Rendah di Dunia, Apa Rahasianya?
-
Karhutla Makin Ganas, Anggaran Pencegahan Kalah dari Belanja Rutin Daerah
-
5 Alasan Pengurusan Izin Usaha Sebaiknya Diserahkan ke Jasa Profesional
-
KAI Siapkan Stasiun Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta
-
Sinopsis Insidious: Out of the Further, Kisah Baru Elise dengan Teror Seram