Suara.com - Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika Universitas Dr Soetomo (unitomo) Surabaya mengembangkan aplikasi pemetaan tingkat kerawanan perlintasan kereta api berbasis android.
"Aplikasi pemetaan tingkat kerawanan perlintasan kereta api memanfaatkan perangkat Android sebagai objek penerapan aplikasi peta penunjuk arah seperti Google Maps," kata mahasiswa Jurusan Teknik Informatika unitomo, Litafira Syahadiyanti di Surabaya, Jumat (2/10/2015).
Ia mengatakan, aplikasi buatannya dengan google maps bisa dipakai dengan cara yang sama. Bedanya, aplikasi buatannya mampu menunjukkan perlintasan mana saja yang akan dilewati pengendara.
"Tingkat kebahayaan lintasan dan spesifikasi perlintasan ditampilkan dalam aplikasi ini, dan yang paling berbahaya adalah perlintasan yang tidak berpalang pintu dan tidak dijaga pada jam-jam tertentu," tuturnya.
Menurut dia, perlintasan kereta api yang berpalang pintu atau tidak, ada dalam aplikasi ketika pengendara berjarak dua mil dari perlintasan, maka telepon pintar miliknya akan kembali menunjukkan peringatan. Hanya, peringatan itu hanya berbentuk teks, tanpa bunyi dan getaran.
"Jumlah perlintasan kereta api di Surabaya ada 77 titik. Sebanyak 33 titik dari jumlah itu masuk dalam kategori tinggi, alias berbahaya. Sementara sisanya, masuk kategori sedang," ujarnya.
Di kota ini, ia menambahkan hampir tidak ada perlitasan Kereta api yang masuk dalam kategori aman karena intensitas kendaraan yang lewat di perlintasan kereta api di Surabaya tak ada yang sedikit.
"Banyak hal yang masih harus dikembangkan dari aplikasi buatannya. Namun, di luar itu semua, aplikasi itu akan banyak membantu masyarakat yang kurang perhatian terhadap perlintasan itu," paparnya.
Lebih lanjut dia mengungjkapkan, membutuhkan waktu sekitar 4 bulan untuk menyelesaikan aplikasi itu. Waktu cukup lama dibutuhkan karena ia sempat kesusahan mencari referensi.
"Meski aplikasi di Andorid sudah banyak dibuat oleh para mahasiswa, namun menurut dia sangat minim yang berhubungan dengan hal serupa yang dia ciptakan," ungkapnya.
Ia berharap, ke depannya akan memasukkan kreasinya itu dalam wadah penjual aplikasi Android Play Store. Untuk memperbarui data yang termuat di dalamnya, Fira akan bekerja sama dengan PT KAI Daop VIII.
Tag
Berita Terkait
-
WhatsApp Rilis Fitur Baru, Pengguna iPad Kini Bisa Buat Akun Tanpa HP
-
Ketika Dunia Digital Mengubah Cara Jatuh Cinta Generasi Muda
-
Lawan Hoaks dan Deepfake, Literasi Digital Jadi Benteng Masyarakat
-
Dukung Liburan Sekolah Makin Seru, Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi
-
UI Luncurkan Aplikasi MAKA, Media Belajar Berbasis Gamifikasi untuk Anak Usia 3-8 Tahun
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian