Suara.com - Pendiri aplikasi pesan WhatsApp, Jan Koum, mengumumkan bahwa perusahaannya tak akan lagi menarik biaya berlangganan tahunan bagi para pengguna layanannya.
Biaya berlangganan sebesar 0,99 dolar Amerika Serikat per tahun itu sebenarnya adalah satu-satunya sumber pemasukkan WhatsApp, karena perusahaan itu sama sekali tak menayangkan iklan pada aplikasinya.
"Ini tak berjalan lancar," kata Koum, Senin (18/1/2015), dalam sebuah wawancara di Munich, Jerman.
Koum mengatakan bahwa biaya tahunan itu memang tak mahal, tetapi karena banyak penggunanya yang tak memiliki kartu kredit untuk melakukan pembayaran maka upaya itu tak membuahkan hasil.
"Kami tak ingin orang merasa bahwa jalur komunikasi mereka dengan dunia akan terputus," imbuh Koum.
Lalu, kini bagaimana perusahaan yang berada di bawah Facebook itu menghasilkan uang?
Dalam blog resminya WhatsApp mengatakan bahwa pihaknya kini sedang mengembangkan "alat" baru yang bisa menjadi saluran komunikasi antara penggunanya dengan perusahaan atau organisasi bisnis tertentu.
Dengan kata lain, WhatsApp akan menarik bayaran dari perusahaan atau institusi bisnis yang menggunakan layanannya, misalnya perbankan, asuransi, atau maskapai penerbangan.
"Itu bisa berarti nantinya Anda (menggunakan WhatsApp) untuk bertanya tentang transaksi pada bank atau dengan maskapai penerbangan tentang penundaan keberangkatan," tulis perusahaan itu sambil menekankan tak akan pernah menayangkan iklan dalam aplikasinya. (Re/code)
Tag
Berita Terkait
-
Bos WhatsApp Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok Penggantinya
-
15 Kata-kata Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 448 H, Cocok untuk Caption dan Story WhatsApp
-
Daftar HP Android yang Tidak Bisa Pakai WhatsApp per September 2026
-
Daftar HP iPhone dan Android yang Sudah Tak Bisa Lagi Pakai WhatsApp Mulai Juni 2026
-
Meta Resmi Luncurkan Langganan Instagram, Facebook, dan WhatsApp Plus, Ada Paket AI Baru
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI
-
Inspirasi K-Wellness dan AI Home LG ala Shin Ye Eun
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional
-
5 HP Layar Lengkung dan NFC Termurah, Sensasi Premium dengan Bujet Minimum
-
Powerbank Bagus Merek Apa? Ini 4 Pilihan 10.000 mAh untuk Antisipasi Listrik Padam
-
7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun
-
4 Genset Silent Terbaik untuk di Rumah, Anti Berisik Hemat Bensin untuk Backup saat Mati Listrik
-
Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya!
-
POCO X8 Pro Yellow Resmi Meluncur di Indonesia, Desain Ikonik dan Fitur Komunikasi Tanpa Sinyal
-
Bos WhatsApp Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok Penggantinya