Suara.com - Era digitalisasi menuntut perusahaan untuk lebih efisien terutama dalam pengaturan berbagai dokumen. Untuk membuatnya lebih praktis dan efisien, Fuji Xerox Printers optimistis masuk di pasar pemindai dan ditunjukkan dengan merilis alat pemindai yang dibanderol harga fantastis, bahkan selayaknya satu unit mobil Honda BR-V.
Tidak tanggung-tanggung, Xerox DocuMate Scanners (pemindai) DocuMate 4799 dijual seharga Rp233,8 juta. Nilai jualnya dianggap perusahaan sangat sebanding dengan teknologi yang menyertainya.
Alat pemindai ini mampu memindai luar biasa cepat, yakni 112 halaman per menit. Pemindai satu ini mengisi jajaran Xerox DocuMate Scanners yang dirilis lima model sekaligus.
"Kami optimistis meluncurkan serangkaian scanner ini karena momentumnya pas dengan kebutuhan di era digitalisasi dan kami yakin bisa ada di posisi yang diinginkan," tutur Country Manager Fuji Xerox Indonesia, Elvin Tjahyadi saat jumpa pers di Jakarta, Selasa (31/5/2016).
Lima scanners terbaru dari Fuji Xerox diantaranya DocuMate 3220, DocuMate 3125, DocuMate 4440i, DocuMate 4830i dan DocuMate 4799.
"Produk ini merupakan terobosan dalam merealisasikan lingkungan paper-less. Dengan rangkaian seri Xerox DocuMate Scanners, sebuah kantor tanpa kertas dapat menjadi kenyataan," ujarnya.
Dia pun berencana untuk menggandeng para e-commerce sebagai strategi penjualannya. "Kami akan menggandeng e-commerce yang memiliki misi yang sama dengan kami," ucap Elvin.
Di kesempatan yang sama, Director Marketing & Communications Fuji Xerox Indonesia, Ari Andrian mengungkapkan, sebagian dari rangkaian scanner DocuMate telah dilengkapi dengan perangkat lunak pemindaian Dokmee Capture.
"Perangkat lunak ini merupakan solusi untuk mengonversi dokumen kertas menjadi dokumen elektronik yang mudah dicari dan diambil sedemikian rupa, sehingga dapat menghemat waktu dan biaya," katanya.
Tag
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123