Apa yang terlintas di pikiran kamu ketika mendengar game dengan namaLondon Racer? Balapan mobil di jalanan kota London? Memang benar, namun apa yang membuat game ini mendapatkan nilai minus ialah pemandangan dan lingkungan sekitar yang bahkan tidak menggambarkan Kota London sama sekali.
Melintasi kota dan jalan tol yang tampaknya terlalu umum, kita tidak mendapatkan sensasi dari Kota London itu sendiri. Ditambah game ini punya aksi balapan yang tidak seru.
6. Mortal Kombat Special Forces
Jangan berekspektasi terlalu jauh terhadap game yang mendompleng nama besar dari Mortal Kombat ini. Mortal Kombat Special Forces memiliki gameplayyang jauh berbeda dibandingkan dengan seri Mortal Kombat Lainnya yaitufighting 1 vs 1.
Mortal Kombat Special Forces menuntut para pemainnya untuk berpetualang dan mengikuti cerita tertentu yang disediakan. Selain menjemukan dan efeknya yang medioker, game ini juga dinilai terlalu melenceng dari bentuk asli darifranchise Mortal Kombat.
Sayangnya, seri Mortal Kombat dengan model seperti ini tetap dipertahankan ke konsol-konsol generasi berikutnya.
7. Barbie
Kecenderungan dari perusahaan Mattel dalam mempromosikan produknya ialah dengan menginjeksi sebanyak-banyaknya pangsa pasar dari berbagai jenis pipa budaya populer.
Ya salah satunya dengan menghadirkan game dengan tokoh dari mainan mereka. Melalui berbagai macam game dengan judul Barbie, tampaknya memang tidak ada yang sukses.
Gameplay seadanya, grafik pas-pasan, ditambah dengan cerita yang tidak padat, memberikan kritik yang tiada henti dari para pemain PS1.
8. Resident Evil: Gun Survivor
Oh tidaak! Game ini menghancurkan nama besar dari Resident Evil. Resident Evil: Gun Survivor punya inovasi yang sebenarnya boleh diacungi jempol dengan mengambil sudut pandang orang pertama di dalam gamenya.
Namun grafiknya aneh banget, ditambah dengan pergerakan yang kaku dan tidak taktis membuat game ini hanya membuat setiap pemainnya makin kesal.
Musuh yang datang tanpa henti namun kita hanya disediakan dengan minimnya peluru juga menambah rasa frustasi dari pemain. Awful.
9. Dragonheart
Apa yang terjadi jika sebuah game diangkat dari film dengan skor yang sudah terlebih dahulu jelek? Maka hasilnya pun akan sama. Game Dragonheartdiangkat dari film tahun 1996 dengan judul yang sama. Hasilnya juga sama mengecewakannya.
Ketidak-seimbangan antara musuh dengan jagoan yang kita kontrol membuat game ini mendatangkan sakit kepala bagi pemainnya.
10. Bubsy 3D
Di urutan paling buncit ada sebuah game yang banyak sekali dibenci oleh orang-orang, terutama yang sempat memainkan Playstation. Game tersebut bernamaBubsy 3D dan salah satu alasan paling banyak diutarakan ialah akibat grafiknya yang sangat buruk.
Sebelumnya nama Bubsy sudah terkenal sejak ia hadir pada Sega Genesis. Di PS1, tokoh lucu ini diwujudkan kembali dalam bentuk tiga dimensi. Sayang beribu sayang hasilnya begitu mengecewakan. Selain grafiknya jelek, kontrolnya juga terlalu sederhana dan sulit untuk diikuti.
| Published by Jalantikus.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL