Suara.com - Desain boks bayi yang telah dipatenkan oleh Google pada 2014 terungkap ke publik. Boks bayi pintar tersebut dapat melakukan pengawasan yang lengkap, bahkan bisa menghibur bayi.
Google menanam banyak kamera dan sensor di berbagai sisi boks bayi tersebut. Dengan semua instrumen itu, perpindahan tubuh bayi, temperatur ruangan, sampai level gas berbahaya seperti karbon monoksida mampu dideteksi.
Tak hanya itu saja. Google juga membenamkan microphone agar suara bayi dapat terdengar meski sang ibu berada di tempat lain. Terdapat juga perangkat hiburan yang mampu menyetel musik atau memproyeksikan film kartun saat bayi mulai rewel atau menangis.
"Karena seluruh sensor dan kamera itu terintegrasi di dalam boks, semua potensi bahaya yang terbayangkan saat ada benda kecil asing di sekitar bayi pun menjadi tidak ada," demikian penjelasan dalam gambar desain seperti dikutip dari CNN Money, Kamis (30/6/2016).
Desain boks bayi pintar ini dipatenkan Google sebelum perusahaan itu direstrukturisasi menjadi Alphabet. Jika boks bayi ini ingin diproduksi, kemungkinan besar penanganannya bakal diserahkan ke Nest, anak perusahaan Google yang bergerak di bidang teknologi rumah masa depan.
Belum jelas apakah Google benar-benar akan merakit dan memasarkan boks bayi pintar itu. Yang pasti, Google memang rajin mematenkan pemikiran-pemikiran serta desain produk yang belum tentu bakal direalisasikan.
Tag
Berita Terkait
-
AI sebagai Kompas Inovasi: Bagaimana Google Gemini Ubah Cara Anak Indonesia Belajar dan Berkreasi
-
Bagi-Bagi Google Gemini Plus Gratis 6 Bulan, Bebaskan Fitur AI Canggih untuk Jutaan Pengguna XLSmart
-
Google Ungkap 4 Kerugian Indonesia Jika Terapkan Hak Cipta AI
-
Google DeepMind Hidupkan Gol Legendaris Pel dengan AI, Bukti Teknologi Bisa Merekonstruksi Sejarah
-
Google Gemini Tumbuh 2 Kali Lipat di Asia Tenggara, Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI Setiap Hari
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan