Suara.com - Ketika diperkenalkan oleh Apple pada 2007, iPhone membuat dunia gempar. Ponsel pertama dengan layar sentuh dan diotaki sistem operasi iOS yang cerdas, disebut sebagai pemicu revolusi ponsel pintar.
Revolusi bukan kata yang berlebihan untuk menjelaskan fenomena iPhone. Lihat saja, kurang dari lima tahun setelah ia lahir, dominasi Blackberry di pasar ponsel pintar dunia langsung berantakan. Seperti Nokia, Blackberry dengan tombol fisik dan sistem operasi lemot dinilai kuno.
Setahun kemudian, Google meluncurkan Android, sistem operasi penantang iOS. Android memberi jalan bagi produsen-produsen ponsel dunia untuk bersaing dengan Apple, menciptakan pesaing - bahkan menyontek - iPhone yang banyak digunakan saat ini.
Tetapi setelah satu windu bertarung di pasaran, Android - dengan segala kelebihan dan kekurangannya - belum bisa mengejar keunggulan iOS, setidaknya dalam empat hal. Berikut adalah 4 keunggulan iOS iPhone yang belum bisa dimiliki oleh ponsel Android:
1. Update Sistem Operasi Serentak
Salah satu keunggulan iPhone adalah update sistem operasi iOS yang selalu serentak. Ketika Apple merilis iOS terbaru, maka pada waktu yang bersamaan semua iPhone yang memenuhi syarat, akan mendapatkan pembaruan tersebut.
Ini tak ditemukan pada telepon seluler pintar berbasis Android. Pembaruan sistem operasi tak bisa ditentukan oleh Google, pemilik Android. Tetapi tergantung dari kesiapan produsen ponsel. Alhasil, setiap kali Android diperbarui, ada merek dan model ponsel yang baru bisa menikmatinya enam bulan kemudian - bahkan lebih lama.
Lihat saja Android 6 yang diluncurkan Mei 2015 lalu. Bahkan hingga saat ini, ketika Google telah meluncurkan Android 7 alias Nougat, masih banyak pemilik ponsel yang belum bisa menggunakan sistem operasi bernama sandi Marsmallow itu.
2. Interface Sederhana
Interface atau fitur antarmuka iPhone 4, iPhone 5s hingga iPhone 6s memiliki kemiripan: mudah digunakan dan memiliki fitur atau kendali utama yang sama.
Berbeda pada Android. Setiap kali Google meluncurkan edisi terbaru Android, ada saja kendali dan tombol yang berubah. Alhasil, setiap kali mengupdate sistem, para pemilik ponsel Android harus mempelajari gadget mereka dari awal lagi.
3. Lebih Aman
Menurut laporan, 97% virus dan malware yang diciptakan oleh penjahat siber menyasar gadget bersistem Android. Wajar memang, karena sebagian besar pengguna ponsel pintar di dunia menggunakan sistem operasi Android, jadi sasarannya lebih besar.
Tetapi alasannya bukan hanya itu. Android dinilai tak memiliki sistem keamanan yang mumpuni, sehingga mudah dibobol peretas. Berbeda dengan Apple yang begitu hirau dengan keamanan para pelanggannya.
4. Sistem Operasi Matang dan Efisien
Dari segi usia iOS dan Android terbilang hanya beda setahun. Tapi dari performa, iPhone jelas lebih matang dan efisien. Kinerja iPhone yan hanya punya RAM 2GB sering kali setara dengan ponsel Android yang memiliki kapasitas RAM 4GB. Ini membuktikan bahwa iOS lebih efisien, tak rakus memori.
Nah itu empat kelebihan iPhone ketimbang ponsel Android menurut JalanTikus. Kamu punya pendapat lain? Silahkan berbagi pendapat kamu di kolom komentar di akun Facebook Suara.com.
| Published by Jalantikus.com |
Berita Terkait
-
Apakah Tablet Android Bisa Menggantikan Fungsi Laptop untuk Kuliah?
-
Jangan Asal Cas! Ketahui 9 Tips Jitu Bikin Baterai Android Awet Seharian
-
Cara Mengatasi Masalah Baterai Cepat Habis di HP Android, Mudah Dilakukan
-
Cara Memperbesar Tulisan dan Ikon di HP Android untuk Lansia, Biar Lebih Nyaman Dipakai
-
5 Tablet Android Murah dengan Stylus Pen untuk Catat Materi Kuliah, Praktis buat Mahasiswa
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
4 Perbedaan Jam Tangan Seiko 5 dan Seiko Prospex, Bukan Cuma Desainnya
-
Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Laut Kepri, Berisi 1,3 Ton Narkoba Siap Edar
-
Pesan Tegas Sudaryono ke Kader Gerindra Semarang: Jangan Cuma Duduk di Kantor, Turun ke Rakyat!
-
10 Nakes Kena Sanksi Usai Bully Pasien BPJS di Threads, Karier Hancur Seketika
-
Indonesia-Brasil Jajaki PTA Mercosur, Pintu Masuk Produk RI ke Pasar Amerika Latin Terbuka
-
Review The Price of Confession: Kisah Misteri Gelap Penjara Korea Selatan!
-
Aturan EUDR Mengancam Kopi Indonesia? Ini Strategi Kesiapan Petani Menembus Pasar Global
-
Pasar dan Investasi Jadi Bidikan, Indonesia Sambut Strategi Ekonomi BRICS 2030
-
Gedung Bapenda Terbakar, Pramono Anung Jamin Pengaturan Lalu Lintas Jakarta Tetap Aman
-
15 Pantun Hari Pramuka Lucu Ini Dijamin Bikin Suasana 14 Agustus Makin Meriah!