Suara.com - Pencurian data di 500 juta akun Yahoo disebut-sebut sebagai yang terbesar sepanjang sejarah. Peretasan itu juga dinilai akan menimbulkan gonjang-ganjing di dunia online dalam beberapa tahun ke depan, khususnya perihal keamanan.
Pembobolan 500 juta akun Yahoo terjadi pada 2014, namun baru diketahui pada Agustus lalu karena sang peretas dengan nama samaran 'Peace' mengumumkannya. Yahoo pun, seperti diberitakan CNN Money, Jumat (23/9/2016), akhirnya mengakuinya.
Secara skala, insiden ini dianggap sebagai yang terbesar hingga saat ini. Sebagai perbandingan, pada 2012 LinkedIn mengalami 'bencana' serupa dengan melibatkan 117 juta akun. Pada awal tahun ini, 360 juta akun MySpace dapat ditembus oleh peretas.
Apa yang dialami Yahoo, diperkirakan akan memunculkan kekhawatiran besar di dunia siber.
"Kejadian ini akan menimbulkan keriuhan di jagad daring dalam beberapa tahun ke depan," kata ahli keamanan siber asal Norwegia Per Thorsheim kepada CNN Money.
Meski data-data finansial sensitif seperti nomor rekening bank dan informasi kartu kredit diklaim Yahoo tak termasuk ke dalam data yang dicuri, Thorsheim menjelaskan, keberhasilan sang peretas tak bisa dianggap enteng.
"Para penjahat telah menipumu untuk berpikir bahwa nomor rekeningmu adalah harta paling berharga. Ini keliru dalam konteks banyaknya informasi personal dan privasi online. Saya lebih khawatir akun Facebook saya yang diretas ketimbang nomor rekening saya," terang Thorsheim.
Peretasan akun surat elektronik Yahoo juga menjadi pintu masuk untuk mengetahui berbagai password bagi akun-akun atau layanan lain dengan cara 'spamming' atau 'blackmailing'.
"Belum jelas apa motif sang peretas tapi menurut saya yang ia lakukan bukan sekadar ingin membobol akses informasi milik orang lain untuk menyenangkan hatinya," tandas Chief Executive Officer Tinfoil Security Michael Borohovski.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
40 Kode Redeem FC Mobile Aktif 5 Mei 2026, Hadiah Pemain MLS hingga Gems Gratis
-
71 Kode Redeem FF Max Terbaru 5 Mei 2026: Raih Item Gintama dan Gloo Wall Gratis
-
5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
-
Bank of America Sarankan Harga GTA 6 Agar Lebih Mahal, Apa Alasannya?
-
Lolos Sertifikasi FCC dan Postel Komdigi, Xiaomi Siapkan 2 Tablet Murah Terbaru
-
6 HP dengan Kamera Zoom Terbaik 2026, Foto Jarak Jauh Tetap Tajam
-
Motorola Edge 70 Pro Plus Segera Debut, Diprediksi Bawa RAM 16 GB
-
10 HP Terlaris Global Q1 2026: iPhone 17 Memimpin, Samsung Ungguli Xiaomi
-
4 HP Honor RAM 12 GB 5G Terbaru, Performa Gahar Mulai Rp3 Jutaan
-
Makin Murah, Game AAA Star Wars Ini Diskon hingga 75 Persen di Steam