Suara.com - Pendiri dan CEO Facebook, Mark Zuckerberg, membantah pihaknya ikut berkontribusi terhadap kemenangan Donald Trump di pemilu presiden Amerika Serikat, dengan tidak menghapus berita-berita bohong yang beredar di news feed.
Menurut Zuckerberg, Facebook tidak bertanggung jawab atas pemikiran para pemilih Trump.
Berbagai berita palsu tentang kedua kandidat menjadi viral di Facebook, namun lebih banyak yang menyerang Hillary Clinton, lawan Trump.
Publik AS mengambinghitamkan Facebook sebagai salah satu biang keladi kekalahan Clinton.
Mereka menganggap langkah Facebook tidak menghapus pemberitaan-pemberitaan buruk perihal Clinton ikut mempengaruhi pemilih AS.
"Secara personal, saya pikir pemikiran yang menganggap kabar palsu di Facebook--yang hanya memiliki porsi kecil dibandingkan seluruh konten kami--ikut mempengaruhi pemilu adalah sesuatu yang cukup gila," kata Zuckerberg merespons hal itu, saat hadir di konferensi Techonomy, seperti dikutip dari CNN Money, Jumat (11/11/2016).
"Saya rasa, mereka yang menganggap berita palsu sebagai satu-satunya dasar orang dalam memilih, sangat kekurangan rasa empati," lanjutnya.
Sebuah studi terbaru dari Pew Research Center mengungkapkan, sebanyak 20 persen dari pengguna media sosial dapat berubah sikap terhadap isu sosial dan politik karena materi-materi yang mereka lihat di dalamnya. (CNN)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
5 Tablet Stylus Pen Rp2 Jutaan, RAM Lega Cocok untuk Produktivitas
-
Luncurkan Fitur dengan Verifikasi Usia Lebih Ketat, Saham Roblox Langsung Anjlok
-
Pesaing Honor, HP Baru Redmi Bawa Layar 7 Inci dan Baterai 10.000 mAh
-
Era AI Bawa Tantangan Baru, Banyak Perusahaan Tinggalkan Sistem Keamanan Terfragmentasi
-
3 HP POCO Rp1 Jutaan Paling Worth It di 2026, Terbaru Ada C81 Pro dengan Baterai Jumbo
-
Telkomsel Digiland Run 2026 Sold Out, 12.500 Peserta Nikmati Lari Berbasis 5G dan AI
-
Indosat Gandeng NVIDIA, Gaspol AI Nasional
-
28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 6 Mei 2026: Trik F2P Bobol Event TOTS Dapat Pemain Meta
-
27 Kode Redeem FF Terbaru 6 Mei 2026: Intip Emote Sepeda Ninja dan Jadwal Lelang Evo Eclipse
-
Terpopuler: 13 HP Infinix Murah RAM Besar, Bocoran Fitur iPhone 18 Pro Beredar