Suara.com - Seorang model cantik asal Hongkong, pada Senin (16/1/2017) dini hari, menyiarkan upaya bunuh dirinya di layanan video streaming Facebook Live. Dalam tayangan itu ia terlihat melompat dari atas sebuah bangunan.
Ng Shuk Yi, yang baru berusia 28 tahun, sempat berbicara tentang masalah pribadinya selama sekitar satu jam sebelum ia naik ke atap sebuah gudang, yang terletak di tepi laut di Kowlon dan melompat ke perairan.
Lebih dikenal dengan nama panggung YoYo, Ng adalah model lepas pada HKBC Media. Akun Facebooknya punya sekitar 9.500 follower.
Sebelum melompat, beberapa pengguna Facebook memintanya mengurungkan niat untuk menghabisi hidupnya sendiri. Tetapi Ng mengatakan ia sedang kesusahan dan sangat "membenci dirinya sendiri".
Untungnya, polisi dan petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian tepat pada waktunya. Nyawa Ng berhasil diselamatkan setelah petugas pemadam kebakaran mengangkatnya dari air.
Sang model, yang menurut keterangan di akun Facebook-nya telah menikah dengan seseorang bernama Icy Yeung, segera dilarikan ke rumah sakit.
Uniknya dari tempat tidur di rumah sakit ia kembali bersiaran di Facebook Live. Kali ini dia meminta maaf atas perilakunya dan mengaku bahwa ia mabuk saat insiden itu terjadi.
Ng juga bilang bahwa menurut para dokter ia menderita hipotermia, sehingga harus dirawat lebih lama.
"Saya minta maaf, sungguh minta maaf. Tetapi saya lupa apa yang telah terjadi," imbuh Ng.
Adapun rekaman aksinya telah dihapus dari Facebook.
Layanan video streaming Facebook dan Periscope dari Twitter kini semakin sering disalahgunakan untuk merekam aksi bunuh diri. Pada akhir Desember lalu seorang remaja berusia 12 tahun di Georgia, AS juga merekam dan menyiarkan aksi bunuh diri di Facebook Live.
Ironisnya video rekamannya bertahan selama dua pekan di Facebook di saksikan oleh ribuan orang, sebelumnya akhirnya dihapus.
Sementara tahun lalu seorang gadis 19 tahun di Prancis menggunakan Periscope untuk menyiarkan saat-saat terakhir hidupnya, termasuk saat ia menerjang kereta api yang sedang melaju kencang. (Asia One)
Berita Terkait
-
Piala Dunia 2026 Dibanjiri Gol Bunuh Diri, Rekor 2018 Terancam Pecah
-
Peluang Kreator Lokal Tembus Pasar Global, Meta Perluas Terjemahan AI ke Bahasa Indonesia
-
Dukung Gerakan Cegah Tindakan Bunuh Diri, Doyoung NCT Donasi Rp 1,1 Miliar
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Meta Resmi Luncurkan Langganan Instagram, Facebook, dan WhatsApp Plus, Ada Paket AI Baru
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
7 HP Murah untuk Live Streaming TikTok dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo
-
5 HP 5G Termurah dengan RAM hingga 8 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Tak Takut Listrik Padam, Chest Freezer Ini Punya Teknologi Menjaga Makanan Beku hingga 150 Jam
-
5 HP Midrange dengan Kamera Rasa Flagship, Resolusi Tinggi Didukung OIS dan Baterai Badak
-
Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma
-
4 Tablet Murah dengan Fitur Palm Rejection, Menggambar dan Mencatat Lebih Rapi
-
Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad
-
Sikap Google Terhadap RUU Hak Cipta : Berisiko Hambat AI dan Ekonomi Digital Indonesia
-
8 HP Fast Charging Termurah 2026, Isi Daya Ngebut Mulai Rp1 Jutaan
-
3 Fitur HP Lipat untuk Kebutuhan Multitasking dan Produktivitas Profesional Muda