Suara.com - Ketinggalan pesawat di bandara adalah hal lumrah yang dirasakan banyak calon penumpang. Ada banyak hal yang membuat mereka tertinggal pesawat. Salah satunya adalah karena terlambat datang ke bandara.
Namun, bukan berarti dengan alasan terlambat, seorang calon penumpang bisa memaki-maki petugas bandara seenaknya. Seperti dalam video yang diunggah oleh Facebook Ikshan Aprian ini. Di situ terlihat seorang lelaki berkemeja batik mengamuk di depan petugas bandara lantaran ia terlambat check-in selama 20 menit.
"Wew.. ada yg ngamuk di bandara.. viralkan!! Wkwkwkw," tulis caption video itu.
Dalam video berdurasi 30 detik tersebut terlihat lelaki itu memaki-maki petugas “check-in” di Bandar Udara Internasional Radin Inten II, Lampung.
Sambil berteriak kasar, lelaki tersebut juga menunjuk-nunjuk wajah salah satu karyawan bandara. Tampaknya ia sangat kecewa lantaran dirinya tak bisa “check-in” karena sudah terlambat.
"Konfirmasi apa??saya delay 4 jam nggak dikasih apa-apa itu sudah biasa ya, saya baru terlambat 20 menit, pesawat sudah terbang. Emangnya saya nggak boleh terlambat?! kamu aja yang boleh terlambat?! Selesaikan sama atasan kamu!," teriaknya.
Postingan tersebut lantas saja dikomentari netizen. Banyak netizen yang mengungkapkan kekecewaanya pada lelaki itu. Sebagian besar menilai, tak seharusnya ia melakukan perbuatan seperti itu.
"Kalo bisa terbangin sendiri aja bro.. jangan marah" dong ah," seru Diyan Hatory.
"Mungkin biasa naik angkot yg suka ngetem nunggu penumpang...jd dia pikir klo naik pesawat terlambat 20 menit bakal ditungguin,"canda Widayanti Wiwik.
"Lah..dia yg telat..dy yg salah lah..ngapa dy yg ngamuk
n marah2?Macam OKB aja ni si bapak," tambah Nia Siddiqi.
"Ga pada tempatnya lah pak ngamuk2 disituu... Mereka mah ga tau apa2," seru Irva Dame.
"Pak kalau telat itu paling lama 5 mnit pak, kalau 20 menit telat bapak namanya ngaret.Beli pesawat sendiri aja deh pak, biar suka hati bapak aja datangnya," tulis Syeikh Albriky.
Berita Terkait
-
Gubsu Bobby Nasution Resmikan Wings Air Terbang ke Madina, Perkuat Konektivitas
-
Cara Pilot Malaysia Selundupkan 70 Ribu Butir Ekstasi di Bandara Soetta, Terancam Hukuman Mati
-
Selundupkan 70 Ribu Ekstasi, Pilot Malaysia Positif Kokain Saat Bawa 170 Penumpang ke Jakarta
-
Powerbank Penumpang Batik Air Terbakar Saat Terbang
-
Pilot Malaysia Tertangkap Selundupkan 26 Kg Ekstasi di Bandara Soetta, Disimpan dalam Koper Kru
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Pasar Forex Lagi Tenang, Tapi Ada Sinyal Bahaya yang Diincar Investor Besar
-
22 Vespa Kesayangan Ludes Terbakar di KM Mutiara Sentosa II
-
Punya Rumah Makin Mudah, KPR BRI di Danantara Housing Expo 2026 Tawarkan DP 1%
-
Manfaat Timun untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui
-
Bekali Kewirausahaan dan Literasi Keuangan, BRI Siapkan PMI di Taiwan Bangun Usaha Mandiri
-
Minat Asing pada Kopi dan Buah-buahan Turun, Ekspor Pertanian Jadi Susut
-
Fenomena 'Ghosting' Rekrutmen: Ketika Perusahaan Menuntut Profesionalisme tapi Lupa Etika Dasar
-
Diaspora Indonesia Berburu Suaka AS Demi Menghindari Deportasi Massal Era Donald Trump
-
BRI Dukung Transformasi PMI di Taiwan Menjadi Wirausaha Produktif
-
BRI Tegaskan Komitmen Pemerataan Layanan Perbankan di Daerah 3T Lewat Peran Aktif Mantri