Suara.com - Saluran televisi (TV) berbayar konvensional, yang biasa disebut sebagai 'TV kabel', semakin lama mungkin akan semakin ditinggalkan. Pasalnya, makin banyak korporasi teknologi yang merilis saluran TV berbayar via streaming, termasuk YouTube.
YouTube, seperti diwartakan Business Insider, Rabu (1/3/2017), meluncurkan saluran TV berbayar via streaming bernama YouTube TV. YouTube TV bergabung bersama layanan sejenis lainnya yang dipercaya akan semakin mengganggu pasar TV kabel.
Peluncurannya sendiri dilakukan pada Selasa (28/2/2017) waktu Amerika Serikat (AS).
Lebih lanjut, biaya berlangganan YouTube TV adalah 35 dollar AS per bulan, atau sekitar Rp468 ribu jika dikonversi menggunakan kurs saat ini. Uang berlangganan itu sudah mencakup virtual DVR service dengan kapasitas penyimpanan tak terbatas. Akan tetapi, tayangan-tayangan di dalamnya akan terhapus secara otomatis setelah sembilan bulan.
Kompetitor YouTube TV tak bisa dibilang sedikit. Pesaing-pesaingnya adalah SlingTV milik Dish, DirecTV Now keluaran AT&T, serta Vue yang menggunakan platform Sony PlayStation.
Hulu konon juga sedang bersiap memperkenalkan TV berbayar via streaming mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan