Suara.com - Ada yang aneh dengan perintah negara satu ini. Pemerintah Cina memberlakukan larangan peredaran iPhone 6 dan iPhone 6 Plus. Uniknya, larangan itu keluar karena pemerintah meragukan keaslian paten desain milik Apple tersebut.
Larangan itu kemudian disanggah dari hasil sebuah persidangan yang mendeklarasikan Apple tidak melanggar paten dari Shenzhen Baili Marketing Services. Dimana sebelumnya, perusahaan Cina itu bersikeras menyatakan desain iPhone 6 'meniru' smartphone 100c milik perusahaan.
Pihak regulator, dinilai mengeluarkan larangan tanpa bukti nyata kesalahan. Pengadilan kemudian memutuskan iPhone memiliki desain yang "benar-benar mengubah efek" desain rivalnya.
Pengadilan mengatakan, pelanggan tidak punya masalah membedakan antara iPhone dan 100c. Keputusan ini menjadi peluang besar bagi Apple yang sempat menghentikan penjualan iPhone 6 dan iPhone 6 Plus di negara dengan jumlah market luar biasa.
Namun, kemenangan itu bisa berfungsi sebagai tembakan di haluan perusahaan Cina lain yang mungkin mencoba langkah serupa di masa depan. Jika mereka tetap ingin mengklaim, mereka harus menunjukkan bahwa ada lebih dari kesamaan antara perangkat. Jika tidak, mereka mungkin tidak mendapatkan lebih dari sekedar ledakan singkat akan publisitas. [Engadget]
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation