Suara.com - Google, pada Kamis (4/5/2017), mengumumkan bersedia membayar 306 miliar euro atau sekitar Rp4,4 triliun kepada pemerintah Italia, untuk membereskan masalah tunggakan pajaknya dengan negara itu.
"Google dan kantor pajak Italia telah mencapai kesepakatan, menyelesaikan kasus penyelidikan pajak selama periode 2002 hingga 2015 tanpa proses litigasi," kata seorang juru bicara Google seperti dikutip AFP.
Sebelumnya kasus tunggakan pajak Google sudah diselidiki oleh polisi keuangan Italia (GdF) dan kejaksaan Milan. Google dituding melakukan tindak pidana pengempalangan pajak di Italia.
"Kami juga telah memulai proses untuk menyusun kesepakatan yang memastikan bahwa Google akan membayar kewajiban pajaknya di Italia pada masa depan," bunyi pernyataan resmi kantor pajak Italia.
Google selama ini diketahui beroperasi di Italia melalui kantornya di Irlandia, negara dengan tarikan pajak korporasi paling rendah di Uni Eropa. Google sebelumnya bersikukuh tidak beroperasi di Italia, karena semua operasinya dilakukan dari Irlandia.
Penyelesaian ini mengingatkan pada sengketa pajak Google di Tanah Air. Pada 2016 lalu Google santer dikabarkan tengah bernegosiasi dengan pemerintah terkait tunggakan pajaknya yang menurut taksiran Direktorat Jenderal Pajak mencapai angka triliunan rupiah.
Menteri Keuangan Sri Mulyani, pada April lalu, mengatakan bahwa sebelum Mei Google akan menyampaikan nilai pajak yang akan dibayarkannya pada pemerintah Indonesia.
Tetapi hingga awal Mei ini, belum ada kabar mengenai penyelesaian kasus pajak Google tersebut di Indonesia.
Tag
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
5 Tablet Stylus Pen Rp2 Jutaan, RAM Lega Cocok untuk Produktivitas
-
Luncurkan Fitur dengan Verifikasi Usia Lebih Ketat, Saham Roblox Langsung Anjlok
-
Pesaing Honor, HP Baru Redmi Bawa Layar 7 Inci dan Baterai 10.000 mAh
-
Era AI Bawa Tantangan Baru, Banyak Perusahaan Tinggalkan Sistem Keamanan Terfragmentasi
-
3 HP POCO Rp1 Jutaan Paling Worth It di 2026, Terbaru Ada C81 Pro dengan Baterai Jumbo
-
Telkomsel Digiland Run 2026 Sold Out, 12.500 Peserta Nikmati Lari Berbasis 5G dan AI
-
Indosat Gandeng NVIDIA, Gaspol AI Nasional
-
28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 6 Mei 2026: Trik F2P Bobol Event TOTS Dapat Pemain Meta
-
27 Kode Redeem FF Terbaru 6 Mei 2026: Intip Emote Sepeda Ninja dan Jadwal Lelang Evo Eclipse
-
Terpopuler: 13 HP Infinix Murah RAM Besar, Bocoran Fitur iPhone 18 Pro Beredar