Suara.com - Teleskop radio terbesar yang kini dioperasikan manusia di dunia, pada Minggu (16/7/2017), akan memantau sebuah bintang bernama Ross 128 untuk memecahkan misteri sinyal-sinyal radio aneh dari bintang yang berada cukup dekat dengan tata surya kita tersebut.
Sinyal-sinyal radio misterius dari Ross 128 pertama kali terdeteksi pada Mei lalu dan para ilmuwan tak menutup kemungkinan gelombang-gelombang dikirim oleh alien.
Karena itu mereka mengerahkan teleskop raksasa di Arecibo Observatory di Puerto Rico untuk memantau aktivitas Ross 128, sebuah bintang kerdil merah yang berjarak 11 tahun cahaya dari Tata Surya kita dan merupakan bintang terdekat ke-12 dari matahari.
Abel Mendez, ilmuwan pada sebuah laboratorium keplanetan dari University of Puerto Rico, mengatakan bahwa sejumlah besar sinyal radio yang yang terpancar dari Ross 128 memiliki frekuensi lebih tinggi dari sinyal-sinyal radio dari bintang lainnya.
Selain itu sinyal yang dipancarkan Ross 128 menyebar ke segala arah dan para ilmuwan telah memastikan bahwa dari strukturnya sinyal tersebut tak mungkin berasal dari satelit-satelit bikinan manusia di orbit Bumi.
Mendez mengatakan bahwa saat ini ada satu hipotesis atau kemungkinan yang diajukan oleh para ilmuwan tentang sinyal radio misterius dari bintang itu.
Pertama, sinyal-sinyal itu muncul ketika terjadi semburan atau flare di permukaan Ross 128. Semburan ini diperkirakan tergolong dalam dalam "Type II solar flare", yang biasanya melepaskan energi lebih besar serta berubah-ubah dalam waktu cepat.
Tetapi berdasarkan pengalaman, frekuensi sinyal radio yang muncul ketika fenomena itu terjadi biasanya lebih rendah dari yang terpantau pada Ross 128 pada Mei lalu.
Selain hipotesis itu, Mendez sebenarnya punya teori lain, yakni tentang keterlibatan alien. Ia mengatakan bahwa pihaknya juga mempertimbangkan adanya campur tangan alien dalam kasus ini, tetapi hipotesis tentang mahluk luar angkasa itu berada pada urutan paling bawah, di bawah hipotesis-hipotesis lainnya.
"Kami harus memastikan semua kemungkinan lain salah sebelum melompat ke kesimpulan tentang alien," tutup Mendez. (Cnet/Popular Mechanics)
Berita Terkait
-
Kecewa Ending Disclosure Day? Memahami Makna 'Listen' yang Bikin Kesal
-
Film Disclosure Day Mengguncang Iman dan Keyakinan Manusia, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Bukan CGI atau Planet Mars, Pulau Alien Ini Nyata Ada di Bumi
-
Ulasan Alien: Romulus, Hadirkan Klimaks Gravitasi Nol yang Penuh Adrenalin!
-
Tayang Tahun Ini, Film HOPE Hadirkan Teror Alien di Desa Terpencil
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation
-
Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI
-
Inspirasi K-Wellness dan AI Home LG ala Shin Ye Eun
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional