Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh melakukan pemantauan gerhana bulan parsial atau sebagian yang terjadi hari ini, Senin (7/8/2017).
"Sebentar lagi, kami mengamati gerhana bulan dari kompleks perumahan BMKG," papar Kepala Stasiun Geofisika BMKG Mata Ie, Eridawati di Aceh Besar, Senin.
Dia mengatakan, kompleks perumahan instansi tersebut terletak di Simpang Japakeh, Desa Mata I'e, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh.
Pihaknya telah menugaskan lima orang petugas BMKG setempat, terutama ada pengaruh atau tidak dari gerhana bulan sebagian terhadap kejadian alam di wilayah Aceh.
Termasuk ada tidaknya fenomena gaya tarik yang terakumulasi pada satu titik, karena saat terjadi gerhana posisi bulan, dan bumi tegak lurus.
"Kami cuma memantau dari satu titik saja, yakni di kompleks BMKG," ungkapnya.
Dia memaparkan, hingga pukul 21.00 WIB, dilaporkan cuaca bersahabat karena cerah dengan angin bertiup sepoi-sepoi dan suhu udara normal di malam hari.
BMKG setempat memperkirakan, fase gerhana bulan di mulai Senin (7/8) pukul 22.48 WIB, dan fase gerhana bulan berakhir pada Selasa (8/8) pukul 03.52 WIB.
"Selain petugas, bisa lebih ramai lagi karena bersama warga di kompleks perumahan. Kalau ada warga yang mau bergabung, silakan ya," ujar Eridawati, menawarkan.
Dalam keterangannya, BMKG menjelaskan, gerhana bulan akibat dinamisnya pergerakan posisi matahari, bumi, dan bulan ini. Peristiwa ini cuma terjadi pada saat fase terjadinya bulan purnama yang dapat diprediksi tanggal kejadian sebelumnya.
Adapun gerhana matahari merupakan suatu peristiwa terhalang cahaya matahari oleh bulan, sehingga tidak semuanya sampai ke Bumi dan selalu terjadi saat fase bulan baru.
Tahun 2017 diprediksi empat kali gerhana, yakni gerhana bulan penumbra tanggal 11 Februari tahun ini dan telah terjadi, yang dapat diamati dari Indonesia bagian Barat. Lalu gerhana matahari cincin pada 26 Februari 2017, dan telah terjadi yang tidak dapat diamati dari Indonesia.
Sedangkan yang akan terjadi gerhana bulan sebagian tanggal 7 sampai 8 Agustus tahun ini dan dapat diamati dari Indonesia, Terakhir gerhana matahari total pada tanggal 21 Agustus 2017, dan tidak dapat diamati dari Indonesia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
Terkini
-
7 HP Layar AMOLED 144Hz Harga Rp3 Jutaan: Bonus Kamera 64 MP dengan OIS, Baterai Jumbo
-
Jadwal M7 Mobile Legends Swiss Stage: AE Lolos Knockout, ONIC Butuh 2 Kemenangan
-
7 HP Snapdragon RAM 12GB Harga Rp3 Juta: Solusi Murah di Tengah Krisis, Kecepatan Ngebut
-
5 Earphone Sport Running Wireless Paling Praktis, Bass Mantap Harga Mulai Rp100 Ribuan
-
6 HP OPPO dengan Kamera Jernih 30 MP ke Atas, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
5 HP dengan Kamera 200 MP Terbaik, Hasil Foto Jernih Super Stabil
-
Update Free Fire Januari 2026: Ada Skin Jujutsu Kaisen dan Gameplay Baru
-
The Division 3 Dalam Pengembangan, Ubisoft Janjikan Game Shooter Luar Biasa
-
54 Kode Redeem FF Terbaru 13 Januari 2026, Ada Scar Megalodon Alpha dan Bundle Heartrocker
-
5 HP yang akan Rilis di 2026: dari Ekonomis hingga Flagship, Intip Bocorannya