Hiu langka. [shanghaiist]
Sebuah pemandangan tak biasa terjadi di jalanan Kota Fujian, Cina. Terdapat sebuah truk mengangkut seekor bangkai ikan hiu paus berukuran raksasa.
Melansir laman Shanghaiist,ikan tersebut sebelumnya tertangkap jaring nelayan. Para nelayan berencana menjual hasil tangkapannya tersebut ke sebuah hotel.
Namun manajemen hotel menolak membelinya. Selain karena baunya yang amis, ikan tersebut diduga mengandung merkuri sehingga membahayakan kesehatan pengunjung. Selain itu, ikan tersebut termasuk hewan yang dilindungi secara nasional di Cina.
Akhirnya truk itu kembali dalam perjalanan. Alhasil sekelompok nelayan memotong-motong ikan hiu paus dengan gergaji dengan alasan mereka bisa menjualnya dengan harga murah.
Warganet yang menyaksikan dan mengabadikan hiu paus itu mengunggahnya di media sosial dan fotonya menjadi viral.
Peraturan di Cina menyatakan bahwa ikan hiu paus harus segera dibebaskan jika ditangkap oleh nelayan.
Pemerintah Cina melarang penangkapan hiu paus karena termasuk hewan yang dilindungi. Nelayan yang jaringnya tak sengaja menangkap ikan hiu paus harus segera melepaskannya kembali ke laut.
Pada 2014 lalu juga pernah kejadian yang sama, nelayan Fujian menangkap ikan hiu paus. Kemudian mereka membawa bangkai ikan itu ke kota dengan harapan bisa meraup keuntungan.
Sayangnya, pemerintah setempat mengatakan bahwa ikan itu tidak dapat dijual. Alhasil sebagai gantinya, para nelayan terpaksa mereka melelang ikan tersebut dengan harga murah.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Huawei Nova 15 Max Debut Usung Baterai 8.500 mAh dan Tombol Mirip iPhone
-
5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
-
5 HP Dual Record Video dengan Harga Terjangkau untuk Konten Vlogging Kreator Pemula
-
5 HP Midrange Oppo Terkencang, Performa Gahar untuk Gaming dan Multitasking
-
Smart Band untuk Apa? Kenali Fungsi dan Perbedaannya dengan Smartwatch
-
3 Perangkat iQOO Siap Meluncur: Ada Pesaing POCO X8 Pro Max dan Tablet Anyar
-
Terpopuler: Viral Klarifikasi Homeless Media, 7 HP Midrange RAM Besar Baterai Jumbo
-
35 Kode Redeem FC Mobile Aktif 7 Mei 2026, Klaim Star Shards dan Pemain OVR Tinggi
-
Makin Sengit, Honor dan Redmi Bersaing Rilis HP Baterai Jumbo hingga 12.000 mAh
-
Motorola Razr Fold Segera ke Pasar Asia, Bawa RAM 12 GB dan 16 GB