Suara.com - Sebagai sistem operasi terpopuler di dunia, Android, Google bertanggung jawab atas keamanan sekitar 2 miliar penggunanya. Salah satu cara untuk menjaga keamanan itu, Google telah menyematkan Google Play Protect di toko aplikasi mereka.
Google Play Protect merupakan sebuah sistem yang diciptakan Google untuk melindungi pengguna dari aplikasi berbahaya di Android.
"Kami memiliki Google Play Protect yang tersedia secara gratis untuk melindungi pengguna Android. Sistem ini secara rutin memindai miliaran aplikasi di Play Store," ujar Adrian Ludwig Direktur Teknik untuk Keamanan Android di Google dalam sebuah sesi video conference di kantor Google Indonesia, Jakarta, Selasa (10/10/2017).
Ludwig mengklaim, Google Play Protect bisa memindai setidaknya satu miliar perangkat Android dan mampu memeriksa 50 miliar aplikasi setiap harinya.
Untuk memastikan Play Store aman, Google juga bermitra dengan pengembang agar patuh terhadap ketentuan Google soal aplikasi
"Kami juga bermitra dengan peneliti keamanan dan produsen ponsel untuk memastikan bahwa setiap ponsel Android aman untuk pengguna," paparnya.
Terakhir, Google juga menggunakan machine learning di sistemnya, untuk menganilisis setiap ancaman. Alhasil, setiap ponsel Android terlindung dari setiap risiko yang mengancam.
Ludwig menjelaskan layanan keamanan yang terintegrasi di Android merupakan salah satu prinsip yang senantiasa dihormati Google.
"Android semakin banyak penggunanya. Karena itu, kami harus lebih ekstra meningkatkan keamanan," tutupnya.
Berita Terkait
-
Bagi-Bagi Google Gemini Plus Gratis 6 Bulan, Bebaskan Fitur AI Canggih untuk Jutaan Pengguna XLSmart
-
Google Ungkap 4 Kerugian Indonesia Jika Terapkan Hak Cipta AI
-
Google DeepMind Hidupkan Gol Legendaris Pel dengan AI, Bukti Teknologi Bisa Merekonstruksi Sejarah
-
5 HP Android dengan Kamera Terbaik yang Dijual di Indonesia, Juaranya Foto dan Video HD
-
3 HP Android dengan Fitur Dynamic Island ala iPhone, Mulai Rp2 Jutaan
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun