Suara.com - Google telah melakukan beragam cara untuk melindungi pengguna Android. Mulai dari pemindaian aplikasi secara berkala hingga menghadirkan pembaruan keamanan secara rutin. Dengan segala cara yang telah dilakukan Google untuk melindungi Android, Anda tetap perlu waspada.
"Android memiliki pengguna yang paling beragam di seluruh dunia. Ada lebih dari 1.4 miliar pengguna aktif Android setiap bulannya," ujar Adrian Ludwig Direktur Teknik untuk Keamanan Android di Google dalam sebuah telekonferensi di Jakarta, Selasa (10/10/2017).
Dijelaskan oleh Adrian, ada beberapa cara paling ampuh untuk melindungi pengguna Android dari serangan malware yang dapat merusak ponsel.
Pertama adalah menggunakan sistem pengunci layar yang aman. Cara ini bermanfaat karena mencegah oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mengakses ponsel Anda.
"Gunakan lock screen berupa pola atau PIN untuk melindungi data di ponsel," lanjut pria lulusan University of California, Berkeley, Amerika Serikat (AS).
Cara kedua adalah mengunduh aplikasi dari sumber terpercaya, misalnya Play Store. Google telah menyematkan fitur Google Play Protect di Play Store untuk melindungi pengguna dari aplikasi berbahaya.
"Google Play Protect bisa mendeteksi ancaman dengan cepat dan cerdas. Ketika menemukan aplikasi yang mencurigakan, ia bisa menanganinya seketika," jelasnya.
Terakhir, ia menyarankan pengguna untuk mengaktifkan data backup di Android. Hal ini dilakukan agar pengguna menyimpan data penting jika ponsel sewaktu-sewaktu bermasalah.
Berita Terkait
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Harga Fitbit Air Gelang Pintar Google, Lengkap dengan Spesifikasi dan Review
-
Jangan Gegabah Memasukkan Jurnalisme ke UU Hak Cipta
-
Xiaomi TV A Pro 32 2026 Rilis: Smart TV QLED Rp2 Jutaan dengan Warna Memukau dan Fitur Lengkap
-
6 HP Android dengan Kamera Mode Cinematic Selain Samsung dan iPhone, Cocok Buat Ngonten
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation
-
Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI
-
Inspirasi K-Wellness dan AI Home LG ala Shin Ye Eun
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional
-
5 HP Layar Lengkung dan NFC Termurah, Sensasi Premium dengan Bujet Minimum
-
Powerbank Bagus Merek Apa? Ini 4 Pilihan 10.000 mAh untuk Antisipasi Listrik Padam
-
7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun
-
4 Genset Silent Terbaik untuk di Rumah, Anti Berisik Hemat Bensin untuk Backup saat Mati Listrik