Suara.com - Acer menggelar kompetisi game "Dota 2" se-Asia Pasifik dengan total hadiah mencapai Rp2 miliar. Kompetisi bertajuk Asia Pasific Predator League 2018 ini, akan berlangsung dari Oktober 2017 hingga Januari 2018.
Presiden Acer Asia Pasific Andrew Hou mengatakan acara ini digelar, karena melihat industri gaming yang kian tumbuh di wilayah Asia Pasifik.
"Games hari ini bukan sekadar rekreasi, tapi olahraga dan profesi. Jadi, kita mau dukung dunia gaming di Asia Pasifik," ujarnya kepada awak media di Jakarta, Jumat (20/10/2017).
Selain itu, Acer juga melihat kaum muda Asia Pasifik, khususnya Indonesia sebagai konsumen potensial untuk lini produk gaming dari Acer.
"Indonesia sangat potensial karena kaum mudanya yang berlimpah. Kami juga melihat bahwa kaum muda Indonesia sangat enerjik," lanjutnya.
Babak penyisihan pertama Predator League akan dilakukan di masing-masing negara. Selanjutnya, pemenang dari tiap negara akan diundang di babak final di Jakarta.
Di Indonesia, babak penyisihan akan dimulai pada 21 Oktober 2017 di beberapa warung internet yang tersebar di 12 kota.
"Ini adalah tonggak sejarah bagi Acer di ranah gaming. Acara ini juga merupakan komitmen kami untuk memberikan pengalaman kepada gamer melalui produk Predator," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
261 Warga China Hilang di Banjir Bandang Nepal, Total 2.400 Orang Belum Ketemu
-
Wacana Percepatan Pemilu Bikin Panas, GCP Bakal Polisikan Budi Arie
-
Titik Api Masih Muncul di Tol Palindra, Seberapa Cepat Karhutla Bisa Dikendalikan?
-
Purbaya Klaim Keuntungan Danantara Akan Disetor ke Pemerintah Tahun Ini, Negara Kantongi Rp 120 T
-
Mencari Warna di Balik Gelapnya Duka dalam Novel French Pink
-
Perusahaan AS Jadikan RI Pusat Produksi Global, Ekspor Sampai Kanada hingga Inggris
-
Maling Motor di Warkop Medan Ditembak Polisi, Pelaku Beraksi hingga ke Aceh
-
30 Tahun Berlalu, Komnas HAM Kembali Selidiki Peristiwa 27 Juli 1996
-
3 Rekomendasi Peeling Pad Mengandung AHA BHA: Wajah Halus, Noda Hitam Tersamarkan
-
Waspada Greenwashing, Klaim Ramah Lingkungan yang Tak Selalu Hijau