Suara.com - Perkembangan smartphone semakin dinamis dari hari ke hari. Untuk itu, membutuhkan kerja keras untuk dapat terus bersaing.
LG merupakan salah satu produsen ponsel paling populer di dunia. Mereka membuat produk lain seperti televisi, peralatan rumah tangga, dan sistem infotainment untuk kendaraan, serta perangkat Android.
Jika diperhatikan, pabrikan asal Korea Selatan ini juga sering melakukan berbagai promosi untuk tetap bertahan di hati penggemarnya. Tapi LG tidak bisa menghasilkan uang dengan menjual ponsel.
LG merilis hasil keuangan Q3 2017 dan jumlahnya sangat menarik. Sebagai perusahaan, pabrikan memiliki pendapatan 13,44 miliar dolar AS atau sekitar Rp183 triliun hanya untuk tiga bulan, Juli, Agustus, dan September.
Keuntungannya naik lebih dari 15 persen pada dari divisi alat dan hiburan rumah. Sayang, berita baik ini tidak mendarat pada divisi mobile, yang justru menngalami kerugian 31,17 juta dolar AS atau kisaran Rp424 milliar.
LG tidak punya pilihan selain melakukan spin positif pada angka-angka ini. Ini menunjukkan bahwa pendapatan naik 8 persen dari tahun lalu dan 4 persen selama kuartal terakhir.
Kerugian 331,17 juta dolar AS tersebut sebenarnya merupakan peningkatan 13 persen selama kuartal ketiga tahun 2016. Pengiriman smartphone naik 44 persen selama kuartal kedua di dalam negeri dan 9 persen di Amerika Utara.
LG mengirimkan hanya 13,7 juta unit pada Q3 2017. Jumlah ini turun dari 59 juta perangkat pada tahun 2014. Penurunan tersebut yang membuat LG hanya untuk kuartalan dua kali dalam dua tahun terakhir.
Pada Q1 2017 tepat setelah LG G6 dirilis, perusahaan meraup keuntungan 3,2 juta dolar AS Rp43 miliar. Sebelumnya, Anda harus kembali ke Q1 2015 saat perusahaan mengendarai gelombang 2014 yang kuat.
Baca Juga: Lawan Samsung, Apple Gandeng LG Bikin Ponsel Lipat
Ini menjadi semakin jelas bahwa LG didominasi oleh kalangan yang sebelumnya memiliki pijakan kuat. Pasar ponsel mid-range telah menjadi sangat agresif dengan perusahaan yang merilis ponsel yang lebih baik dengan harga lebih murah.
Sementara LG melepaskan ponsel yang ditujukan untuk pasar menengah dan atas, mereka bukanlah perangkat pertama yang dipikirkan orang dan menghadapi persaingan ketat.
LG dulu menjadi pemain utama di level unggulan di masa awal Android. Samsung telah cukup banyak mengambil alih pasar yang mendorong selain tidak hanya LG, tapi juga perusahaan seperti HTC, Motorola, dan Sony.
LG akan mendorong V30 untuk mencoba meraih kembali pangsa pasar dan profitabilitasnya. Ini sudah dilakukan dengan menawarkan promosi dan harga yang lebih rendah daripada rekan-rekannya untuk menarik pelanggan agar mengambilnya. [Android Authority]
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN