Suara.com - Para penumpang pesawat Hawaiian Airlines bernomor penerbangan HA 27 menjadi manusia-manusia yang beruntung mengalami sensasi "mesin waktu" ketika mereka berhasil memutar kembali waktu dalam perjalanan pada malam tahun baru 2018.
Perjalanan itu sendiri berawal dari Auckland, Selandia Baru pada 1 Januari 2018 dan berakhir di Honolulu, Hawaii pada 31 Desember 2017.
Seperti yang diwartakan People.com, penerbangan itu sendiri dijadwalkan berangkat pada Minggu 31 Desember 2017, pukul 23.55 malam dari Auckland. Tetapi karena ada kendala, penerbangan ditunda selama 10 menit dan baru tinggal landas Senin 1 Januari 2018, pukul 00.05 waktu setempat.
Pesawat itu kemudian tiba di Honolulu pada pukul 10.16 pagi pada Sabtu 31 Desember 2017.
Fenomena ini sendiri sebenarnya biasa saja, karena antara Selandia Baru dan Hawaii terdapat perbedaan waktu 23 jam.
Sensasi mesin waktu ini sendiri pernah dijadikan daya tarik oleh sebuah perusahaan penyedia jasa pesawat pribadi asal Belanda, PrivateFly pada akhir 2016 lalu.
Perusahaan itu menawarkan para calon penumpang untuk menikmati dua kali pesta perayaan tahun baru 2017 di dua kota berbeda, yakni di Sidney, Australia dan Los Angeles, Amerika Serikat. Dua kota ini punya selisih waktu 19 jam.
PrivateFly menyediakan jet Gulfstream G650 yang bisa membawa penumpang dari Sidney ke Los Angeles hanya dalam waktu 12 jam, sehingga bisa merayakan tahun baru 2017 di Sidney dan kembali ke tahun 2016 di Los Angeles untuk sekali lagi merayakan pesta yang sama.
"Karena Bumi berotasi dengan kecepatan 1.038 mil per jam, maka waktu di Los Angeles 19 lebih telat dari Sydney, dan Anda bisa mengunjungi dua kota itu di malam yang sama," tulis PrivateFly dalam website resminya.
Tetapi perjalanan istimewa itu tidak murah. Tiket perjalanan itu harganya 151.000 euro atau sekitar Rp2,1 miliar.
Berita Terkait
-
Merayakan 1 Muharram, Semangat Hijrah yang Relevan dalam Dunia Usaha
-
Momen Sakral Penggantian Kiswah Ka'bah di Masjidil Haram
-
Peringati 1 Muharram 1448 H, PSI Gelar Pengajian dan Santunan untuk 100 Anak Yatim-Dhuafa
-
Apa Saja Amalan Bulan Muharram? Ini Anjuran yang Sesuai Sunah
-
Bulan Suro Benarkah Keramat? Simak Penjelasannya dalam Islam
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
3 Pilihan Tablet Samsung 5G Terbaik, Koneksi Kencang Tanpa Bergantung WiFi
-
realme P4 Series Meluncur 2 Juli, HP Gaming Baterai 8000mAh Paling Terjangkau dengan AI Gaming
-
Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas
-
Vivo Y6a Resmi Rilis, Bawa Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Spek Gahar
-
Cara Reset HP OPPO: Panduan Lengkap dan Aman untuk Semua Tipe
-
Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi
-
4 Trik Memperbaiki Kipas Angin Tidak Berputar Tanpa Bantuan Tukang Servis
-
Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series untuk Back to School, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
3 HP Oppo A Series dengan Chipset Snapdragon Paling Worth It Harga Rp1 Jutaan
-
Akhirnya Rilis! Vivo X Fold 6 Bawa Baterai 7.000 mAh dan Kamera Zeiss 200 MP