Suara.com - Sebuah petisi online di Change.org, menuntut YouTube untuk menghapus akun Logan Paul. Langkah tersebut dilakukan setelah Paul diketahui mengunggah video yang menunjukkan sebuah korban bunuh diri di tempat yang dikenal sebagai "hutan bunuh diri".
Si pencetus petisi, mengatakan bahwa ia melakukan hal tersebut karena menganggap video Paul kali ini sudah terlalu kelewatan. Ia juga mengatakan bahwa Paul tidak memikirkan perasaan keluarga korban.
"Ini bukan tentang kamu, Logan Paul. Seorang lelaki yang memiliki keluarga dan teman-teman, memilih untuk mengakhiri hidupnya dan Anda memilih untuk membagikan kematiannya kepada jutaan pengikut anpa memikirkan bagaimana perasaan keluarga? Ini menjijikkan dan tidak boleh ditolerir. Dengan kekuatan internet saya pikir kita bisa menyingkirkan omong kosong ini," ujarnya di petisi tersebut.
Petisi yang digagasnya mendapatkan reaksi positif dari para warganet. Sejauh ini, sudah ada 315 ribu warganet mendukung petisi ini.
Sebagai informasi, Logan Paul mendapatkan kritik keras dari para warganet setelah video korban bunuh diri di Hutan Aokigara, Jepang. Dalam video, tampak jelas jenazah lelaki direkam dari jarak dekat.
Dalam sebuah pernyataan resmi di akun Twitternya, Paul mengatakan bahwa dirinya ingin meningkatkan kesadaran soal pencegahan bunuh diri.
"Aku minta maaf. Ini pertama kalinya bagiku. Aku tidak pernah mendapat kritik seperti ini, karena ini kesalahan pertamaku," tulisnya. [Change]
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil