Suara.com - Founder sekaligus CEO Bukalapak Achmad Zaky mengklaim bahwa perusahaannya sudah mencapai status "Unicorn". Sebutan tersebut kerap digunakan untuk perusahaan rintisan yang memiliki valuasi di atas 1 miliar dolar AS.
"Kalau ditanya sudah unicorn, ya kita sudah," katanya saat acara perayaan ulang tahun ke-8 Bukalapak di Jakarta, Rabu (10/01/2018).
Namun ketika ditanya lebih lanjut soal penyandang dana dan nilai investasi yang melambungkan nilai Bukalapak, Zaky menolak untuk berkomentar lebih lanjut.
Ia pun menjelaskan bahwa status unicorn bukanlah prestasi yang harus dirayakan secara berlebihan. Menurutnya, status tersebut hanyalah awal baru dari petualangan Bukalapak yang baru.
Untuk tahun ini, Zaky menegaskan bahwa perusahaanya akan mulai mengembangkan hal-hal baru di luar marketplace.
"Kita ingin berkembang di luar marketplace, seperti kecerdasan buatan, dan pengiriman lewat drone. Fokus kita memberi manfaat bagi orang," harapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Zaky turut menjelaskan beberapa pencapaian Bukalapak selama 2017. Alumnus ITB ini mengatakan, nilai transaksi Bukalapak kian meningkat.
"Tahun 2017 luar biasa bagi Bukalapak. Kami secara transaksi tumbuh tiga sampai empat kali lipat. Kemudian secara pengguna, kami memiliki pengguna aktif bulanan 35 juta," jelasnya.
Berita Terkait
-
BUKA Kantongi Pendapatan Rp 4 T di Semester I 2026, Ditopang Segmen Gaming
-
MultiRealm Games Bidik Amerika Latin hingga Eropa di Tengah Ledakan Industri Game
-
Bukalapak Bangun Mesin Pertumbuhan Baru, Teknologi Gaming Jadi Senjata Ekspansi Global Lewat Joytify
-
Bukalapak Bertransformasi: Bukan Lagi E-Commerce, Gaming Kini Sumbang Hampir 90 Persen Pendapatan
-
Quantum Accelerator Pertama di Singapura Resmi Diluncurkan, Startup Indonesia Masuk Daftar
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
7 Cara Melakukan Double Cleansing yang Benar untuk Kulit Sehat Bercahaya
-
Fenomena 'Lebih Galak yang Ngutang': Saat Niat Baik Berujung Sakit Hati
-
Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia
-
Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Jasa Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dari Menteri Koperasi
-
Flores Kembali Diguncang Gempa M 5,1, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
-
Jaga Marwah Organisasi, Para Ulama Haramkan Serangan Fajar di Muktamar NU Ke-35
-
Mengenal BEM: Mengapa Kampus Punya Pemerintahan Sendiri?
-
Tegang Maksimal! Potret Kelam Remaja Kaya Los Angeles Era 80-an dalam Serial The Shards
-
Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi