Suara.com - Sebuah video yang diunggah oleh akun facebook Mayy Maii Silalahi membuat heboh warganet. Dalam video singkat tersebut, seorang lelaki asal Malaysia kedapatan menampar perempuan di halte bus di Penang, Malaysia, karena tak mengenakan hijab.
Melansir laman Independent, dalam video tersebut lelaki itu menanyakan kepada seorang perempuan,"Apakah Anda seorang Muslim?"
Perempuan itu menjawab dia seorang muslim dan tidak menegenakan jilbab. Menurutnya, mengenakan jilbab adalah hak dan pilihan individu.
Mendengar jawaban peremuan itu, lelaki yang tak diketahui identitasnya itu langsung memarahi, bahkan langsung menamparnya.
Melihat kejadian itu, penumpang lain yang duduk bersamanya langsung bergerak membelanya. Sayangnya, lelaki tersebut tak mengindahkan penumpang yang lain, tetap bertengkar dengan perempuan tersebut.
Bahkan lelaki itu meminta perempuan tanpa jilbab untuk pulang.
Video berdurasi enam menit ini menjadi viral di media sosial Malaysia dan telah ditonton sebanyak 700 ribu kali warganet. Hingga kini, video telah dibagikan sekitar 6.000 kali.
Jelas saja video tersebut memicu kemarahan warganet Malaysia. Banyak yang mengatakan aksi lelaki itu merupakan tindak kekerasan terhadap perempuan.
Ada pula yang menduga pria itu mengalami gangguan kejiwaan. Selain itu, juga ada yang memuji para wanita di lokasi kejadian yang membela korban.
Untuk diketahui, sepertiga dari penduduk Malaysia yang berjumlah sekitar 30 juta jiwa memeluk agama islam.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar