Menurut mantan pilot Christopher Goodfellow, ada kemungkinan terjadinya korseleting pada sistem kemudi MH370. Ini, jelas dia, menjelaskan mengapa pesawat itu berbelok kembali ke Malaysia.
Goodfellow yakin kebakaran akibat korseleting itu membuat Shah dan kru kabin lumpuh. Alhasil, pesawat itu terbang ke selatan dipandu oleh sistem autopilot.
Patrick Smith, juga mantan pilot, ragu dengan teori kebakaran. Menurutnya jika terjadi kebakaran, mustahil MH370 bisa terbang selama 6 jam.
Para investigator sendiri sejauh ini yakin Shah berada dalam kondisi tak sadar di dalam pesawat. Tetapi belum ada penjelasan mengapa hal iteu terjadi.
Tetapi dari data yang dikumpulkan diketahui bahwa MH370 sempat dua kali berbelok. Pertama ketika berputar kembali ke arah Malaysia. Kedua, berbelok ke arah Samudera Hindia.
Jika Shah memang pada akhirnya tak sadar, dia atau kopilotnya adalah orang yang berbelok untuk kedua kalinya sebelum pesawat itu terbang dengan mode autopilot.
Dibajak Pilot
Byron Bailey, mantan pelatih pilot tempur angkatan udara Australia (RAAF), yakin bahwa Shah sengaja membuat celaka pesawat tersebut.
Dalam artikelnya di surat kabar Australian, ia menulis bahwa semua bukti menunjukkan bahwa Shah membajak pesawatnya sendiri.
Pada 2016, badan keselamatan penerbangan Australia, memastikan bahwa simulator penerbangan di rumah Shah pernah digunakan untuk menjajaki perjalann ke selatan Samudera Hindia.
Bailey yakin bahwa Shah sengaja mengurangi tekanan udara di dalam pesawat untuk melumpuhkan para penumpang dan kru, sebelum terbang sendirian selama enam jam sampai pesawat itu kehabisan bahan bakar.
Dalam kondisi sadar, Shah bisa bermanuver lebih leluasa, terbang ke arah laut dengan lebih halus, sehingga ketika menghantam laut pesawat tak akan pecah berkeping-keping.
Tapi dalam laporan terakhirnya di 2017, otoritas keselamatan penerbangan Australia menepikan teori tentang pembajakan oleh Shah. Alasannya karena pecahan pesawat yang sejauh ini ditemukan menunjukan bahwa bodi pesawat pecah ketika pesawat itu jatuh. (The Guardian)
Berita Terkait
-
Satu Dekade Berlalu, Malaysia Kembali Cari Pesawat MH370 yang Hilang Misterius
-
Broken Ridge Dimana? Diduga Kuat Jadi Lokasi Jatuhnya Pesawat MH370
-
10 Tahun Tragedi MH17, Luka Lama Belum Sembuh, Keadilan Masih Dicari
-
Gunung Ruang Meletus, Puluhan Penerbangan di Malaysia dan Singapura Dibatalkan
-
Sinopsis MH370: The Plane That Disappeared, Tayang di Netflix
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 1 Januari 2026, Klaim 2.026 Gems dan Pemain Eksklusif
-
53 Kode Redeem FF Terbaru 1 Januari 2026, Klaim M1014 Demolitionist dan The Hungry Pumpkin
-
Ini Kode Promo KIOSGAMER Januari 2026 Terbaru, Dapat Diskon hingga Bonus Diamond 30 Persen!
-
28 Kode Redeem MLBB Terbaru 1 Januari 2026: Klaim Skin Epic, Diamond, dan Fragment Gratis
-
95 Persen Jaringan Pulih, XLSMART Percepat Konektivitas Pascabencana di Aceh
-
8 Prompt AI untuk Edit Foto Jadi Dramatis yang Lagi Tren di TikTok
-
iPhone Disebut Bakal Pakai Layar Lengkung Empat Sisi, Apple Ikuti Jejak Xiaomi?
-
5 HP Harga Rp1 Jutaan Paling Worth It di Tahun 2026, Spek Gak Kaleng-kaleng
-
Samsung Disebut Eksperimen Baterai 20.000 mAh, Ini Tantangannya
-
Update 25 Kode Redeem FC Mobile 1 Januari 2026, Klaim Icon 113-115 Gratis di Tahun Baru!