Ketika sampai di pusat badai, setiap pesawat akan melepaskan 82 kilogram dri ice yang telah dihancurkan.
Sayangnya, bukannya mengarah ke laut, badai ini malah bergerak ke daratan. Gagal deh.
3. Penyemaian awan di Afrika Selatan
Dalam rangka meningkatkan hasil panen dan mengatasi kekeringan, Afrika Selatan mencoba membuat hujan.
Dengan memanfaatkan satelit dan radar, mereka memantau pergerakan awan dari tahun 1997 hingga 2001.
Dari data inilah dimulai program penyemaian awan oleh Afrika Selatan untuk membuat hujan.
Baca juga: Samsung Galaxy Note 9 Siang Meluncur, Apa Kelebihannya?
4. Menaburkan garam
Indonesia juga punya pengalaman dalam melakukan manipulasi cuaca dengan cara menaburkan bubuk garam (NaCl).
Pada tahun 2013, cara ini digunakan untuk menghadapi banjir di Jakarta.
Dengan menaburkan garam di awan, membuat hujan turun sebelum memasuki wilayah Jakarta.
Cara yang mirip juga sering digunakan untuk membuat hujan di saat musim kemarau tiba.
Penaburan beragam jenis garam dan bahan ini akan menciotakan pembentukan awan yang kemudian turun sebagai hujan.
5. Penyemaian awan di Kanada
Penyemaian awan juga bisa digunakan untuk memanipulasi badai, seperti yang dilakukan Kanada.
Negara yang sering mendapatkan badai salju ini, menerbangkan pesawat ke tepat mata badai.
Dilansir CBC, ketika tepat di pusat badai, pesawat akan menyalakan api berisi iodia perak.
Ini akan membuat badai es lebih cair, sehingga mengurangi kerusakan properti akibat badai.
Berita Terkait
-
Erika Carlina Sewa Pawang Hujan di Acara Tedak Siten Putranya: Yang Penting Lancar
-
Mengenal Tradisi Sate Cabai dan Bawang, 'Mantra' Unik Masyarakat Indonesia Halau Hujan
-
Kronologi Rara Pawang Hujan Diusir Security BLACKPINK: Tak Punya ID, Outfitnya Mentereng
-
Bukan Mbak Rara, Ini Sosok Weather Engineer di Balik Konser BLACKPINK Bebas Hujan
-
Viral Momen Mbak Rara Kendalikan Cuaca di Pemakaman Raja Pakubuwono XIII
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga