Suara.com - Google memutuskan tidak memperbaharui kontrak dengan Departemen Pertahanan Amerika Serika terkait proyek Maven.
Untuk diketahui, proyek Maven bertujuan membangun dan mengintegrasikan visi algoritma komputer, dalam rangka membantu kegiatan militer. Teknologi tersebut nantinya akan digunakan untuk menganalisis rekaman drone.
Keputusan itu disampaikan CEO Google Cloud Diane Greene dalam rapat internal. Greene mengatakan, Google tidak akan memperpanjang kontrak dengan Pentagon yang berakhir di 2019.
Langkah ini dilakukan setelah melihat gelombang protes yang dilontarkan para karyawan. Mereka menganggap, Google telah kehilangan integritasnya dengan bermitra dengan militer.
Tercatat, ribuan karyawan Google menandatangani petisi agar Google menghentikan Proyek Maven. Selain itu, lusinan karyawan juga dilaporkan berhenti kerja karena masalah ini.
Google diketahui mendapatkan kontrak Proyek Maven pada September tahun lalu. Untuk mendapatkan kontrak tersebut, mereka harus bersaing dengan IBM, Microsoft, dan Amazon.
Dengan keputusan Google untuk mengakhiri kontrak, tidak diketahui bagaimana nasib dari Proyek Maven selanjutnya. [Gizmodo]
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Pakai Chip Snapdragon X2, Laptop Lenovo IdeaPad 5 2-in-1 Terbaru Tahan 33 Jam
-
iQOO Z11 dan Z11 Lite Bersiap ke Indonesia: Kombinasikan Chip Snapdragon serta Dimensity
-
Tak Hanya Xiaomi 17 Max, Mobil Listrik Gahar Xiaomi YU7 GT Siap Debut Pekan Ini
-
Moto Buds 2 Bersiap ke Pasar Asia, Bawa Baterai Tahan Lama dan Fitur ANC
-
The Economist Milik Siapa? Kritik Keras Prabowo, Ada Grup Rothschild dan Agnelli
-
Tebus Kesalahan, Devil May Cry Season 2 Dapat Sambutan Positif di Netflix
-
Sony Siapkan Headphone Premium: Pesaing AirPods Max, Harga Diprediksi Tembus Rp11 juta
-
5 HP Honor RAM Besar Termurah, Kuat untuk Multitasking Berat Mulai Rp2 Jutaan
-
Honor Robot Phone Siap Meluncur: Bawa Modul Kamera Gimbal dan Sensor 200 MP
-
Deepfake dan Phishing AI Mengancam Perbankan, Industri Diminta Waspada