Suara.com - Asus, pada Selasa (24/7/2018), memperkenalkan ultrabook premium terbarunya Asus ZenBook UX331UN di Indonesia. Komputer jinjing ini diklaim lebih anggun dan dibekali perangkat keras terbaik di kelasnya.
Berikut adalah 5 kelebihan Asus ZenBook UX331UN seperti dirangkum Suara.com:
1. Tipis dan lapang
Desain bezel Asus ZenBook UX331UN dibuat sangat tipis, hanya setebal 6,86 mm yang membuatnya memiliki screen to body ratio mencapai 80 persen. Viewing angle mencapai 178 derajat, di mana pengguna tetap bisa memandang layar laptop ini dari sudut kemiringan yang tajam.
Layarnya didesain sebesar 13,3 inci dengan resolusi Full HD (1920x1080) dan telah dilengkapi dengan tingkat kecerahan mencapai 300 nits.
2. NanoEdge display
Asus melengkapi layar ZenBook UX331UN dengan fitur NanoEdge display. Hal itu membuat layarnya bukan hanya nyaman dipandang, namun juga anggun dan sempurna.
3. Dua pilihan CPU
Untuk performanya, Asus ZenBook UX331UN ditanami prosesor Intel Core. Terdapat dua pilihan CPU, yaitu Intel Core i7-8850U dengan jumlah 8 cache dan dapat dipacu hingga 4.00 GHz dan satu lagi Intel Core i5-8250U Processor dengan 6 cache dan dapat dipacu hingga 3.40 GHz.
Dukungan RAMnya sendiri tersedia dua pilihan yaitu sebesar 16 GB dan 8 GB serta kapasitas penyimpanan berbasis SSD hingga sebesar 512 GB. Untuk Core i7, ASUS membanderol harga Rp 19,3 juta, sementara Core i5 dibanderol dengan harga Rp 16,3 juta.
4. Windows Hello
Untuk mengakses ZenBook UX331UN menjadi lebih mudah dan aman berkat adanya fitur sensor sidik jari yang terdapat di touchpad dan Windows Hello. Hal ini membuat pengguna tidak perlu lagi repot-repot memasukkan kata sandi setiap kali menyalakan komputer.
5. Windows 10
Asus ZenBook UX331 yang sudah terintegrasi dengan Windows 10 akan mendukung semua fitur baru yang terdapat di Windows 10, termasuk Windows Ink, Modern Standby, dan Cortana.
Dengan Windows Ink pengguna Asus ZenBook UX331UN dapat membuat anotasi, membuat sketsa, dan menangkap kreativitas dengan cara yang intuitif dan alami, memanfaatkan Asus Pen atau stylus aktif lainnya.
Berita Terkait
-
Asus ExpertBook P5 G2 (AMD) Bawa Kekuatan AI 55 TOPS untuk Superioritas Bisnis Hybrid
-
ROG Homecoming Jadi Panggung Inovasi Asus, Komunitas Diajak Lihat Teknologi Masa Depan
-
Rekomendasi 5 Merk Laptop Paling Awet, Servis Center Resmi Mudah Dijangkau
-
ASUS Zenbook A14 OLED (2026) Rekomendasi Laptop Awet Seharian Tanpa Ribet Cari Colokan
-
ASUS Resmi Rilis Kontroler ROG Raikiri II Pro PC untuk Gamer Kompetitif
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan