Suara.com - Pada Sabtu (28/7/2018) dini hari nanti kita akan menyaksikan gerhana bulan total yang membuat bulan terlihat berpendar merah di gelapnya langit malam.
Biasanya Gerhana Bulan Total dijuluki sebagai Blood Moon atau Bulan Berdarah. Julukan ini diberikan karena warna Bulan pada saat puncak Gerhana akan tampak berwarna kemerahan seperti darah.
Lalu, mengapa bulan bisa berwarna merah saat terjadi Gerhana Bulan Total?
Fenomena alam ini terjadi, jelas pakar astronomi Avivah Yamani, karena Matahari, Bumi, dan Bulan akan berada dalam satu garis lurus di bidang tata surya. Karena konfigurasi sejajar itu, cahaya Matahari akan terhalang oleh Bumi.
Ketika Gerhana Bulan terjadi, Bulan akan memasuki bayang-bayang inti atau umbra Bumi dan menghilang dari pandangan pengamat di Bumi. Seharusnya, Bumi menjadi gelap seperti halnya Gerhana Matahari karena Bulan tidak menerima cahaya Matahari untuk dipantulkan.
Tetapi, hal tersebut tidak terjadi. Saat Gerhana Bulan Total, umumnya para pengamat melihat Bulan tidak menghilang tapi berubah warna menjadi merah seperti darah.
Warna merah itu sendiri berasal dari cahaya Matahari yang dibiaskan oleh atmosfer Bumi dan pembiasan ini terjadi karena cahaya Matahari terdiri dari berbagai frekuensi, mulai dari yang terendah hingga tinggi.
Saat cahaya Matahari menerobos atmosfer Bumi, cahaya dengan frekuensi tinggi seperti hijau, biru, dan ungu akan terhamburkan oleh molekul atmosfer Bumi. Sementara itu, cahaya dengan frekuensi rendah seperti kuning, oranye, dan merah akan dengan mudah melewati atmosfer Bumi dengan jalur yang lurus serta tidak mengalami interaksi dengan molekul di atmosfer Bumi.
Pembiasan cahaya dengan frekuensi rendah dari Matahari akan mengubah arah cahaya tersebut ke arah umbra Bumi. Sementara itu, posisi Bulan akan berada di area umbra saat Gerhana Bulan Total terjadi.
Hal itulah yang membuat Bulan akan tampak berwarna merah akibat pembiasan cahaya, demikian ulas Avivah dalam blognya, Langit Selatan. Atmosfer Bumi memang memainkan peran penting dalam meneruskan cahaya Matahari sehingga Bulan akan berwarna merah.
Meskipun begitu, warna merah Bulan saat Gerhana bergantung pada tingkat polusi yang ada di daerah pengamatan. Namun, diperkirakan Gerhana Bulan Total 28 Juli kali ini termasuk langka.
Selain durasi waktunya yang panjang, kemungkinan Bulan akan berwarna merah gelap terutama bagian selatan Bulan yang melintasi tepat di garis tengah umbra Bumi.
Berita Terkait
-
7 Fenomena Langit Sepanjang Agustus 2026, Hujan Meteor Perseid hingga Gerhana Matahari
-
17 Agustus 2026 Jatuh Pada Hari Apa? Cek Kalender Lengkapnya
-
Apakah Agustus 2026 Ada Long Weekend? Ini Daftar Tanggal Merah Bulan Depan
-
Jadwal Puasa Sunah Bulan Juli 2026, Catat Tanggal dan Bacaan Niatnya
-
4 HP Kamera Telephoto Terbaik 2026, Bisa Memotret Bulan dengan Detail Jelas
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek