Suara.com - Saat kamu pertama kali membeli smartphone pasti kamu merasa bahwa smartphone kamu sangat cepat. Namun kamu pasti kecewa waktu mengetahui smartphone lemot setelah dua tahun penggunaan.
Saat pertama kali, karena merasa smartphone cepat kamu biasanya khilaf dan menginstal banyak aplikasi. Beberapa aplikasi yang tidak penting juga kamu instal dengan semangat.
BACA JUGA: Rekor Cuaca Terpanas di California, Waspada Perubahan Iklim
Setelah beberapa lama (biasanya setelah setahun atau 2 tahun) kamu akan merasakan smartphone akan terasa berat. Saat merasakan fase itu, pengguna smartphone terpaksa meng-uninstall aplikasinya satu per satu.
Dikutip dari Makeuseof, saat pertama kali kamu membeli smartphone kita disuguhi oleh sistem operasi (Operating system/ OS) tertentu.
Misal jika saat ini kamu membeli smarphone Android kamu disuguhi sistem operasi Android Nougat atau Oreo. Jika kamu pengguna iPhone kamu akan disuguhi iOS 10 atau iOS 11.
Ketika versi OS itu keluar, mereka dikembangkan dengan spesifikasi hardware tertentu. Jika kita mengupgrade ke OS terbaru, maka OS tersebut akan membutuhkan lebih banyak sumber daya yang menuntun spesifikasi lebih tinggi.
BACA JUGA: Tak Perlu Panik, Begini Cara Atasi Akun Medsosmu yang Disuspend
Misal jika kamu membeli smartphone dengan OS Android Marshmallow, dan kamu mengupgrade ke Android Nougat smartphonemu akan bekerja lebih keras. Hal itu dikarenakan sebelumnya hardware smartphonemu sudah didesain untuk Android Marsmallow.
Berita Terkait
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?
-
Bukan Sekadar Tipis, Ini 3 Inovasi Kunci Galaxy Z Fold8 Ultra yang Menetapkan Standar Baru HP Lipat
-
Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp30 Jutaan, Selain Fitur AI Ada Apa Lagi?
-
Lampu Hijau Peluncuran! Sertifikasi Xiaomi Pad 9 dan Xiaomi 17 Fold Resmi Terbit
-
4 Rekomendasi HP dengan RAM Besar dan Harga Terjangkau: Performa Lancar Cuma Rp1 Jutaan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat
-
Pramono Ancam Cabut Izin Swasta yang Timbun Sampah Ilegal di Jakarta
-
Yusril Minta Polda Jabar Tingkatkan Patroli Usai Polemik Sayembara Tangkap Begal
-
Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel
-
Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics
-
10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang
-
BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove
-
HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara