Suara.com - Lewat sebuah pengumuman di blog resminya, Facebook mengatakan akan memberikan notifikasi peringatan kepada empat juta penggunanya. Langkah ini dilakukan, setelah Facebook menemukan indikasi bahwa aplikasi myPersonality menyalahgunakan data pengguna.
"Kami akan memberi tahu 4 juta pengguna kami yang menggunakan aplikasi myPersonality," tulis Ime Archibong, Vice President of Product Partnership Facebook.
Menurut Ime Archibong, aplikasi myPersonality juga menolak proses audit. Padahal, proses audit sangatlah penting untuk mencari bukti apakah sebuah aplikasi menyalahgunakan data pengguna.
"Mereka menolak permintaan kami untuk melakukan audit. Untuk itu, kami akan memberikan peringatan kepada pengguna," tambahnya.
Saat ini, Facebook memang sedang melakukan audit besar-besaran terhadap berbagai aplikasi yang ada di dalam platformnya. Hal itu tidak terlepas dari skandal Cambridge Analytica, soal penyalahgunaan data.
Ime Archibong meyakinkan bahwa kebijakan Facebook terhadap aplikasi kini makin ketat. Sehingga setiap aplikasi kini tidak bisa leluasa dalam mengakses data pengguna begitu saja.
"Kami akan terus menyelidiki aplikasi lain, dan membuat perubahan yang diperlukan untuk platform kami. Kami memastikan bahwa Facebook sellau melindungi informasi para penggunanya," tutup Ime Archibong.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan