Suara.com - Setelah dua tahun diluncurkan di angkasa luar, pesawat ruang angkasa NASA, OSIRIS-REx, mendekati asteroid kuno yang disebut Bennu. Pesawat ini berhasil mengabadikan gambar buram pertama Bennu, berdimensi kira-kira mirip gunung kecil berdiameter 500 m.
OSIRIS-REx mengambil gambar pertama Bennu bertepatan Hari Proklamasi Kemerdekaan NKRI, dengan jarak 2,3 juta km. Dante Lauretta, peneliti utama OSIRIS-REx di University of Arizona, Tucson, Amerika Serikat mengatakan bahwa inilah jarak yang paling dekat dengan Bennu.
"Hasil pemotretan ini adalah hal penting karena pesawat kami sekarang berada di sekitar asteroid, lebih dekat dari yang pernah dilakukan selama pendekatan asteroid ke Bumi. Bertahun-tahun sudah kami bekerja untuk mendapatkan gambar pertama ini," kata Dante Lauretta, seperti yang dikutip dari The Verge.
OSIRIS-REx diluncurkan dengan tugas mengambil sampel kecil material dari permukaan Bennu, kemudian dibawa kembali ke Bumi. Tujuannya menjadi materi studi soal tata surya ketika baru terbentuk 4,5 miliar tahun yang lalu.
Alasan memilih asteroid seperti Bennu karena dianggap sebagian besar tetap sama sejak masa awal tata surya. Bennu dipilih dari sekitar 500.000 asteroid di tata surya karena mengorbit dekat dengan jalan Bumi mengelilingi Matahari.
Ketika penjelajahannya nanti telah semakin dekat, OSIRIS-REx akan mencari semburan debu atau awan material yang mungkin mengelilingi Bennu. Sejauh ini, Dante Lauretta mengatakan area itu terlihat jelas, itulah kabar baiknya.
Setelah nantinya menemukan tempat yang tepat untuk pengambilan sampel, OSIRIS-REx diperkirakan akan menyentuh permukaan Bennu pada pertengahan 2020 lalu kembali ke Bumi pada 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo