Suara.com - Pemilik Yahoo, Oath, disebutkan sedang dalam pembicaraan dengan pemasang iklan soal penyediaan layanan yang akan menganalisa lebih dari 200 juta kotak masuk Yahoo Mail untuk digunakan sebagai data konsumen.
Dilansir dari The Verge, pihak Yahoo melakukan scanning email dan mengatakan bahwa tindakan itu hanya untuk memindai email promosi. Supaya Yahoo tidak melakukan pemindaian email, pengguna bisa mengaturnya di menu Pengelola Minat Iklan dan memilih opsi "tidak ikut serta".
Oath menggunakan algoritma untuk mengurutkan email Yahoo dengan preferensi konsumen yang berbeda. Misalnya, pengguna yang sering membeli tiket pesawat akan diberi label frequent flyer oleh algoritma Oath. Kemudian pengiklan bisa mentargetkan kelompok pengguna ini saat bermitra iklan dengan Oath.
Meski dilakukan pemindaian, Oath mengatakan bahwa email pribadi akan diabaikan dan informasi identitas pribadi akan disembunyikan dari data yang diberikan kepada pengiklan.
Sepertinya, tindakan ini diambil Oath agar mampu bersaing dengan kepopuleran Gmail. Dikabarkan bahwa pihak Yahoo mengetahui bahwa kebanyakan pengguna memakai Yahoo hanya sebagai akun spam untuk mengumpulkan email promosi dan celah itulah yang dimanfaatkan Oath dan pengiklan.
Data statistik 2017 membeberkan bahwa Yahoo Mail populer di kalangan usia 65 tahun ke atas, sementara mereka yang berusia 18 sampai 29 tahun lebih memilih untuk memakai Gmail.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Tips Libur Lebaran 2026 Makin Seru: Andalkan Redmi Note 15 Series, Anti Gagal Bikin Konten!
-
Vivo Y21 5G dan Y11 5G Resmi Meluncur, Baterai 6500mAh Tahan 5 Tahun dan Layar 120Hz Jadi Andalan
-
Harga DDR4 Melejit 8,8 Kali Lipat di 2026, Dampak Peralihan Industri ke AI Mulai Terasa
-
Terpopuler: 6 HP Murah Sekelas Redmi 15, Update Harga HP Xiaomi di 2026
-
6 HP Murah Alternatif Redmi 15, Punya Baterai Jumbo dan Fitur Lengkap
-
6 Pilihan Tablet Murah Paling Kencang untuk Kerja di 2026
-
Harga Vivo X300 Ultra Terbaru 2026, Ini Spesifikasi Lengkap dan Jadwal Rilisnya
-
Bocoran iQOO Neo 11 Pro dan Pro Plus Muncul, Bawa Layar OLED 2K 165Hz dan Baterai 8.000mAh
-
Xiaomi Resmi Hentikan MIUI Selamanya, Digantikan HyperOS, Lebih Canggih dan Terhubung
-
40 Juta Serangan Siber Hantam Indonesia di 2025, Kaspersky Ungkap Ancaman dari USB hingga Laptop