Suara.com - Para ilmuwan telah menemukan puluhan ribu struktur Maya, berpotensi mengubah pemahaman kita tentang peradaban kuno. Bukti yang baru ditemukan memberikan wawasan tentang kehidupan jutaan orang yang sebagian besar tetap misterius hingga saat ini.
Penemuan ini menggunakan Lidar berteknologi tinggi, yang menggunakan pulsa sinar laser untuk memetakan tutupan lahan dan topografi dalam 3-D. Tanah itu biasanya tertutup hutan lebat, membuat survei sulit.
Penelitian baru, menurut para ilmuwan, memberikan pemahaman tentang daerah dengan "ruang lingkup belum pernah terjadi sebelumnya" yang "memaksa" evaluasi ulang pemahaman kita tentang budaya Maya.
Data menunjukkan, misalnya, bahwa lebih dari 11 juta orang tinggal di seluruh Dataran Rendah Maya selama Periode Klasik Akhir, hampir 3.000 tahun lalu. Dan itu memberi beberapa petunjuk tentang bagaimana mereka hidup.
Jumlah orang yang sangat besar akan membutuhkan tingkat intensifikasi pertanian untuk dapat mempertahankan diri mereka sendiri. Data tampaknya menunjukkan bahwa lahan basah di seluruh wilayah itu banyak dimodifikasi untuk penggunaan pertanian.
Dan temuan baru menunjukkan bahwa ada jaringan jalan berskala besar yang menghubungkan kota-kota yang jauh satu sama lain. Beberapa jalan raya itu dibentengi yang membuat para penulis terkejut.
Investasi besar itu tidak hanya menunjukkan bagaimana menghubungkan kota-kota Maya, tetapi juga skala perang Maya. Penelitian baru, yang didanai oleh pemerintah Guatemala, diterbitkan dalam Science. [Independent]
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Siswa SMA Negeri di Karo Diduga Keracunan Massal Usai Santap MBG
-
Pemprov Jateng Uji Bata Interlock, Bangun Rumah Lebih Cepat dan Hemat
-
Pemerintah Mau Ambil Dividen BUMN dari Danantara saat Utang Negara Cetak Rekor Tertinggi
-
Mulai 2027, Perusahaan Tak Bisa Lagi Sembunyikan Jejak Emisi Karbon
-
KPK Sita 1,3 Kg Emas dan Rp100 Juta dari Rumah Pegawai Pajak di Malang
-
Pihak Febrie Adriansyah Buka Suara Terkait Kematian Sutrimo dan Eksumasi Kepolisian
-
11 Kantor Pemerintah Dibakar di Puncak Papua, DPR Desak Pemerintah Bongkar Akar Kerusuhan
-
Rupiah Mandek di Rp17.877, Sentimen Pasar Makin Berat
-
Bikin Timnas Indonesia Berantakan, Patrick Kluivert Dilirik Jadi Asisten Xavi di Belanda
-
Jangan Keluar Saat Magrib! Kisah Mengerikan Urang Bunian Segera Hantui Bioskop