Suara.com - Tingginya kreativitas generasi milenial menjadi pasar potensial bagi Smartfren. Melihat dinamika ini provider tersebut menggandeng Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) dan Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB), menggelar #GoUnlimited ke-7 Secondary City di Indonesia.
"Roadshow ini dilakukan agar paket Unlimited kami dimanfaatkan dalam hal positif dan kita tahu generasi milenial memiliki tingkat kreativitas yag sangat tinggi," ujar Head Of Community Development Smartfren, Dani M Akhyar saat temu wartawan di Jakarta, Selasa (23/10/2018).
Menurutnya, Smartfren ingin mendorong generasi unlimited yang tidak mau dibatasi dalam mengembangkan kreativitas ke arah positif.
Roadshow yang akan menjangkau 7 secondar city di Indonesia ini meliputi Serang, Blitar, Kediri, Purwokerto, Salatiga, Purwakarta dan Subang. Bukan tanpa alasan, Smartfren memilih ketijuh kota ini.
"Potensi (kreativitas generasi milenial) di 7 kota ini besar dan potensi pelanggan Smartfren pun cukup besar. Kami juga terima undangan dari Smartfren Community untuk sambangi kota-kota mereka," kata Dani.
Selama roadshow ini, Smartfren ingin memberikan sosialisasi internet GoUnlimited, mendorong potensi kreativitas tanpa batas bagi generasi milenial di secondary city dan memberikan edkasi tentang literasi digital kepada generasi milenial di kota-kota yang dikunjungi.
"Kami selalu mendukung teknologi yang digunakan untuk kreativitas anak bangsa," ungkap Kasubdit Pengawalan Haki BEKRAF, Emanuel Rhano.
Terkait hal ini, dia membeberkan, hingga saat ini para pelaku ekonomi kreatif masih awam akan pentingnya Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
"Dari sebanyak 8,2 juta pelaku ekonomi kreatif baru 11,05 persen yang punya HKI. Pemahaman terhadap HKI masih sedikit, jangan sampai buat karya kreatif yang melanggar HKI," tuturnya.
Baca Juga: Smartfren Super 4G Unlimited Manjakan Gamers - YouTubers
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Harga dan Spesifikasi Marshall Monitor III ANC Cream di Indonesia
-
5 Tablet 12 Inci untuk Produktivitas Tinggi, Ringkas Dibawa Kemana Saja
-
Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera
-
Tips Bikin Konten Instagram dan TikTok Lebih Autentik Pakai Xiaomi 17 dengan Kamera Leica
-
5 Pilihan HP POCO 5G Terbaru Paling Murah di 2026, Konektivitas Cepat
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Andalkan Kamera Nightography dan AI, Cocok Buat Konten Seharian
-
Serangan Siber di Indonesia Tembus 14,9 Juta, Kaspersky Dorong SOC Berbasis AI
-
Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya
-
NextDev Summit 2026 : Telkomsel Dorong Startup AI, Tax Point Jadi Juara
-
Komdigi Buka Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Perluas Internet ke Pelosok Daerah