Suara.com - Samsung tertangkap basah menggunakan foto hasil jepretan kamera DSLR dalam iklan ponselnya, yakni Samsung Galaxy A8 Star, demikian diwartakan The Verge pekan ini.
Aksi tipu-tipu Samsung itu diungkap oleh Dunja Djudjic, seorang penulis dan fotografer asal Serbia. Ia menuding bahwa Samsung Malaysia menggunakan salah satu fotonya dalam iklan Galaxy A8 Star
Djudjic menduga foto itu dibeli Samsung melalui situs penyedia foto EyeEm, jadi lisensi bukan masalah dalam kasus ini. Tetapi Djujic menekankan bahwa foto itu ia jepret bukan menggunakan Samsung Galaxy A8 Star, tetapi menggunakan kamera DSLR miliknya.
Samsung memang tak secara eksplisit mengatakan bahwa foto itu hasil jepretan Galaxy A8 Star. Tetapi karena disematkan dalam iklan Galaxy A8 Star, foto itu seolah-olah mengilustrasikan kemampuan gawai tersebut.
Lebih lanjut, Djudjic juga mengatakan bahwa foto itu telah disunting sedemikian rupa sehingga berbeda dengan foto aslinya.
Ini bukan pertama kali Samsung kedapatan memalsukan foto-foto dalam material promosinya. Agustus lalu, Samsung Brazil ketahuan menggunakan foto hasil jepretan kamera DSLR dalam iklannya.
Juga pada Agustus, Huawei yang diketahui menggunakan foto hasil jepretan kamera DSLR untuk mempromosikan hasil foto sebuah kamera ponselnya.
Samsung sendiri belum berkomentar terkait tudingan itu.
Berita Terkait
-
Samsung Galaxy Foldable 8 Hadir, Pre-Order Lebih Hemat Pakai Kartu Kredit BRI
-
Samsung dan Qualcomm Bangun Ekosistem AI Generasi Baru, Galaxy Makin Cerdas Tanpa Bergantung Cloud
-
5 HP Samsung Kamera OIS Terbaik, Hasil Videonya Mirip Kelas Flagship!
-
Bukan Sekadar Tipis, Ini 3 Inovasi Kunci Galaxy Z Fold8 Ultra yang Menetapkan Standar Baru HP Lipat
-
Samsung Galaxy Watch Ultra2 vs Galaxy Watch9: Mana Smartwatch AI yang Paling Layak Anda Miliki?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim